Debit Sungai Cimanuk Naik, Warga yang Tinggal Dekat Tanggul Kritis Diminta Waspada

Debit Sungai Cimanuk Naik, Warga yang Tinggal Dekat Tanggul Kritis Diminta Waspada

INDRAMAYU- Meningkatnya debit Sungai Cimanuk sejak Selasa (19/4/2022) malam, yang mencapai 818,623  m³/dtk, berada pada level waspada membuat warga yang tinggal dekat dengan tanggul Sungai Cimanuk lebih waspada, terutama tanggul yang kritis. 

Hal itu dirasakan warga yang tinggal di Blok Rengaspayung, Desa Kertasemaya, Kecamatan Kertasemaya yang waspada karena air telah memasuki batas beton tanggul yang amblas. 

Anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Indramayu, Ikin Sodikin mengatakan peningkatan debit Sungai Cimanuk terjadi sejak selama malam sekitar pukul 22:00 WIB, yaitu 818,623 m³/dtk level waspada yang kondiai cuaca pada bagian hulu sungai gerimis.

\"Kita pantau terus ya terutama pada titik tanggul yang kritis, seperti di Kertasemaya, yang kondisi tanggulnya sangat kritis,\" terangnya. 

Dikatakan Ikin kondisi debit air terus alami kenikan sampai pukul 23:00 yaitu 850,195  m³/dtk, kemudian alami penurunan debit pada, Rabu (20/4/2022) pukul 04:00 berada pada posisi 818,623  m³/dtk, hingga pukul 06:00 WIB debit menjadi 727,509  m³/dtk, dengan kondisi cuaca berawan, namun masih pada level waspada.

\"Sampai saat ini, debit masih dapat ketinggian 700 m³/ dtk, meski pada level waspada tapi bisa dikategorikan aman, untuk masyarakat dan pemdes yang wilayahnya terdapat tanggul kritis agar selalu waspada,\" ujarnya.

Sementara itu, warga Blok Rengaspayung Amiroh mengatakan debit air alami kenaikan hingga memasuki batas tanggul yang dibeton pada pukul 03:00 pagi, yang pada saat itu keluarganya sedang bersantap saur, tiba-tiba mendengar suara gemuruh riakan air dari samping rumahnya.

\"Kaget suaranya besar, ternyata air datang, dan masuk batas tembok beton tanggul, yang sudah amblas, sampai genangi tanggul yang amblas,\" katanya. (oni)

BACA JUGA:

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: