INDRAMAYU-Diguyur hujan beberapa kali, Waduk Cipancuh yang terletak di Desa Situraja Kecamatan Gantar masih belum terisi air. Pantauan Radar Indramayu, Senin (4/11), hanya terlihat rumput liar dan semak belukar di sebagian besar dasar waduk buatan pemerintah Belanda yang memiliki luas sekitar 700 hektare dengan kedalaman 8 meter itu. Pemandangan ini kontras dengan areal persawahan disekeliling waduk yang juga terlihat retak-retak. “Sawah belum ada yang digarap, nunggu waduk terisi dulu atau curah hujan tinggi,” kata Kepala UPTD Pertanian Gantar, Hadi Joko Pramono SE. Diakuinya, hujan memang sudah beberapa kali turun, tapi curahnya masih sangat rendah. Sehingga air hujan yang turun langsung masuk kedalam tanah. Menurutnya, butuh hujan deras secara terus menerus selama sekitar 10 hari dengan curah sekitar 60-70 mili perdetik agar Waduk Cipancuh kembali berisi. Ditambahkannya, dengan pasokan air dari 3 sumber air yaitu Kali Cipancuh, Kali Cicisepan dan Kali Cibiuk. Petani setempat, Ato mengungkapkan, berdasarkan pengalamannya Waduk Cipancuh bakal terisi air secara normal pada bulan Desember seiring makin tingginya curah hujan serta kiriman air dari luar daerah. Seiring dengan itu, para petanipun bersiap memulai bercocok tanam padi. Diawali dengan pengolahan tanah serta penyemaian bibit padi. Setelah penuh, air waduk akan langsung digelontorkan untuk mengairi seluas 6.314 hektare sawah di 4 kecamatan. Yaitu Kecamatan Haurgeulis, Gantar, Kroya dan sebagian Kecamatan Anjatan. Dia menuturkan, air Waduk Cipancuh memang menjadi solusi bagi para petani yang sawahnya tadah hujan. Waduk Cipancuh mempunyai manfaat yang cukup besar bagi masyarakat sekitar. Fungsi utama waduk ini adalah untuk menampung air pada musim hujan dan mengalirkannya ke sungai irigasi di sekitarnya. Kendati sudah memasuki musim penghujan, petani di 4 kecamatan tersebut terutama di wilayah Kecamatan Haurgeulis dan Gantar masih kesulitan air karena sebagian besar areal persawahannya tidak terdapat irigasi teknis. (kho)
Diguyur Hujan, Waduk Cipancuh Masih Kering
Selasa 05-11-2019,08:26 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 02-10-2026,12:41 WIB
Toko Mas Pantes Buka Cabang ke-32 di Haurgeulis, Warga Inbar Kini Punya Sentra Emas dan Berlian
Jumat 02-10-2026,10:00 WIB
Classy Yamaha Ramaikan Gelaran Pestapora 2026, Hadirkan Ragam Aktivitas Buat Generasi Muda Skena & Kalcer
Jumat 02-10-2026,11:04 WIB
Lewat Si MONDE, Pemcam Sukagumiwang Bisa Monitoring Kinerja Pemerintahan Desa Berbasis Digital
Jumat 02-10-2026,09:07 WIB
Yamaha Factory Visit, Fasilitasi Media & Pelaku Industri Untuk Melihat Proses Produksi Berstandar Global
Jumat 02-10-2026,13:35 WIB
CustoMAXi Yamaha 2026 Bandung Panaskan Adu Gengsi Modifikasi, Performa, dan Teknologi MAXi
Terkini
Jumat 02-10-2026,13:35 WIB
CustoMAXi Yamaha 2026 Bandung Panaskan Adu Gengsi Modifikasi, Performa, dan Teknologi MAXi
Jumat 02-10-2026,12:41 WIB
Toko Mas Pantes Buka Cabang ke-32 di Haurgeulis, Warga Inbar Kini Punya Sentra Emas dan Berlian
Jumat 02-10-2026,11:04 WIB
Lewat Si MONDE, Pemcam Sukagumiwang Bisa Monitoring Kinerja Pemerintahan Desa Berbasis Digital
Jumat 02-10-2026,10:00 WIB
Classy Yamaha Ramaikan Gelaran Pestapora 2026, Hadirkan Ragam Aktivitas Buat Generasi Muda Skena & Kalcer
Jumat 02-10-2026,09:07 WIB