INDRAMAYU-Dinas Sosial Kabupaten Indramayu merujuk dua bocah warga Blok Cilet RT 01/08 Desa Karanganyar Kecamatan Kandanghaur, Refi (14) dan Irawan (7) ke Panti Sosial Anak Membutuhkan Perlindungan Khusus (PSRAMPK) Jawa Barat di Kecamatan Pegaden Kabupaten Subang, Kamis (7/11). Serah terima kedua bocah malang ini, dilakukan oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, Aam Aminah didampingi Kuwu Karanganyar Warnoto, kepada Kepala Seksi Penerimaan dan Penyaluran UPTD PSRAMPK Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, R Deni Hernawan. Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, Aam Aminah menyebutkan, pihaknya terpaksa menitipkan kakak beradik Refi dan Irawan ke Panti Sosial. Hal ini dilakukan, agar kakak beradik yang telantar dan berkebutuhan khusus ini mendapatkan perawatan dan perlindungan yang lebih baik. “Ini kewajiban kami melindungi masa depan mereka. Menjamin setiap warga negara untuk mendapatkan perawatan, perlindungan serta pemenuhan hak anak, baik segi kesehatan pendidikan dan keamanan,\" tuturnya. Ditambahkan Aam, pihaknya bersama Pemerintah Kecamatan Kandanghaur sebelumnya telah berdiskusi dengan kerabat Refi dan Irawan. Mereka terus memberikan pengertian dan arahan pada kerabat, agar bersedia melepaskan Refi dan Irawan demi masa depan keduanya. “Alhamdulillah, setelah diberikan pengertian, keluarga akhirnya menyetujui untuk menitipkan Refi dan Irawan ke PSRAMPK,\" tambahnya. Sementara itu, Kepala Seksi Penerimaan dan Penyaluran UPTD PSRAMPK Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, R Deni Hernawan menyambut baik kedatangan kakak beradik berkebutuhan khusus yang terlantar itu. Pihaknya akan selalu berupaya untuk memberikan perawatan dan perlindungan yang lebih baik. \"Kami terima Refi dan Irawan dengan tangan terbuka. Agar mereka mendapatkan pelayanan pendidikan dan perlindungan yang lebih baik, demi masa depan keduanya,\" terangnya. Sebelumnya, kakak beradik Refi dan Irawan sempat viral di media sosial. Selain berkebutuhan khusus, kedua bocah malang ini juga mengalami gizi buruk. Refi dan Irawan tinggal bersama kedua kakaknya, Nurwenda (23) dan Raju Winata (16) di sebuah bangunan yang lebih layak disebut gubuk. Hal ini terjadi, setelah ayahnya meninggal dunia 10 tahun yang lalu. Sementara sang ibu, lebih memilih meninggalkan mereka, untuk hidup bersama pria idamannya. (dun)
Kakak Beradik Dititipkandi Panti Sosial Jawa Barat
Jumat 08-11-2019,09:48 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 12-08-2026,09:37 WIB
Hadapi Potensi Ancaman Kebakaran Musim Kemarau, Polres Indramayu Gelar Apel Siaga Karhutla 2026
Rabu 12-08-2026,11:18 WIB
Bupati Lucky Lantik Aan Hendrajana sebagai Pj Sekda Indramayu
Rabu 12-08-2026,13:51 WIB
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Dorong Penguatan UMKM melalui Pendampingan Berkelanjutan di Desa Brilian
Rabu 12-08-2026,15:09 WIB
IPB University Dorong Akselerasi Ekosistem Budidaya Kepiting Soka di Desa Cangkring
Rabu 12-08-2026,14:34 WIB
Waspada Kebakaran di Musim Kemarau, Mahasiswa Unwir dan Damkar Indramayu Edukasi Warga Sliyeg
Terkini
Rabu 12-08-2026,16:00 WIB
Tolak Bala, Pemdes dan Warga Krasak Gelar Ratib Keliling
Rabu 12-08-2026,15:09 WIB
IPB University Dorong Akselerasi Ekosistem Budidaya Kepiting Soka di Desa Cangkring
Rabu 12-08-2026,14:34 WIB
Waspada Kebakaran di Musim Kemarau, Mahasiswa Unwir dan Damkar Indramayu Edukasi Warga Sliyeg
Rabu 12-08-2026,13:51 WIB
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Dorong Penguatan UMKM melalui Pendampingan Berkelanjutan di Desa Brilian
Rabu 12-08-2026,11:18 WIB