Helat Grand Opening EST Indramayu, Tekankan Pendidikan Karakter Anak Usia Dini

Minggu 11-10-2026,10:03 WIB
Reporter : Adun Sastra
Editor : Leni indarti hasyim

INDRAMAYU, RADARINDRAMAYU.ID  – Bupati Indramayu, Lucky Hakim melalui  Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dispora) Dr H Ahmad Sadeli membuka Grand Opening Eco Socio Tech School (EST) Indramayu, Sabtu, (10/20/2026).

Ia menyambut baik dibukanya EST Indramayu di bawah Yayasan Wira Yodan Cendekia dengan Ketua Fresha Rezkana SPdI MH. Kehadiran EST Indramayu guna menjawab keinginan masyarakat di Kota Mangga untuk membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) yang handal. 

Melalui pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan,  EST Indramayu akan mampu menjawab persoalan pendidika anak di usia dini.  Akan tetapi kehadirannya juga pembentukan karakter, kecerdasan emosional, dan kedisiplinan.

Menurutnya, keberhasilan seorang anak tidak cukup hanya diukur dari kemampuan akademik atau penguasaan ilmu pengetahuan (knowledge). Aspek kecerdasan emosional, kepekaan sosial, serta kemampuan mengendalikan diri juga perlu mendapat perhatian dalam proses pendidikan.

“Bagaimana anak itu bisa mengaplikasikan pengetahuannya? Pengetahuan saja tidak cukup. Kecerdasan emosional, kepekaan, dan kemampuan memahami lingkungan juga harus dikembangkan,” ungkapnya dalam sambutan.

BACA JUGA:Bupati Lucky Hakim Buka Indramayu Expo 2026, Perubahan Besar Segera Terjadi

Ia mengingatkan bahwa orang tua terkadang terlalu berfokus pada pencapaian akademik anak, sementara pembentukan karakter dan kedisiplinan belum mendapatkan perhatian yang seimbang.

Padahal, kedisiplinan merupakan salah satu fondasi penting dalam membentuk pribadi yang bertanggung jawab, mandiri, dan mampu menghadapi tantangan kehidupan.

Ahmad Sadeli juga menekankan pentingnya membangun komunikasi yang baik antara orang tua dan anak. Menurutnya, anak perlu diberikan ruang untuk bertanya, menyampaikan pendapat, serta mengembangkan rasa ingin tahu.

Ia pernah keliling Eropa  dan dalam proses pendidikan di negara-negara Eropa, anak-anak didorong untuk aktif bertanya. Karena itu, orang tua maupun pendidik hendaknya tidak selalu menyalahkan anak ketika mereka mengajukan pertanyaan atau mengungkapkan rasa ingin tahu.

Pihaknya berharap kehadiran Eco Socio Tech School (EST) Indramayu dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Indramayu.

BACA JUGA:Wisuda ke-29 STIKes Indramayu, 126 Lulusan Siap Berkiprah di Dunia Kesehatan

Menurutnya, lembaga pendidikan memiliki peran strategis dalam mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter kuat, keterampilan, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Ia berharap EST mampu menghadirkan pola pendidikan yang memperhatikan keseimbangan antara kemampuan akademik, kecerdasan emosional, kedisiplinan, dan nilai-nilai moral.

“Harapan saya, kehadiran EST bisa ikut menentukan kualitas SDM dan memanfaatkan potensi-potensi yang ada di Indramayu,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa nilai akhlakul karimah dan kedisiplinan harus menjadi bagian penting dalam proses pendidikan. Kedua hal tersebut menjadi bekal bagi anak-anak untuk tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, memiliki tanggung jawab, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

BACA JUGA:Dai Kamtibmas Polres Siapkan Program Dakwah On The Road, Sasar Komunitas Anak Muda

Grand Opening EST Indramayu diharapkan menjadi langkah awal dalam memperluas pilihan pendidikan yang mampu menjawab kebutuhan generasi muda sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Indramayu. (dun)

Kategori :