Mantan kiper Sampdoria itu beberapa kali menggagalkan tembakan jarak dekat dan sundulan berbahaya yang mengarah ke sudut gawang.
Kebuntuan akhirnya pecah lewat aksi Rasmus Højlund.
Mantan bomber Atalanta tersebut menunjukkan kualitasnya sebagai striker modern dengan pergerakan tanpa bola yang cerdas.
Memanfaatkan celah kecil di lini pertahanan Cremonese, Højlund melepaskan tembakan akurat yang tak mampu dijangkau Audero, meski sang kiper sudah bereaksi cepat.
Memasuki babak kedua, tekanan Napoli tidak mengendur.
Emil Audero kembali menjadi aktor utama dengan serangkaian penyelamatan penting yang membuat skor tidak langsung melebar.
Ia tampil sigap menepis sepakan keras dari luar kotak penalti serta mengamankan bola-bola silang berbahaya.
Total enam penyelamatan dicatatkan Audero sepanjang laga, menunjukkan betapa sibuknya ia di bawah mistar.
BACA JUGA:Tahapan Pilwu PAW Jatibarang Baru Dimulai
Namun, ketangguhan itu kembali runtuh setelah Højlund mencetak gol keduanya.
Gol brace tersebut lahir dari skema serangan cepat Napoli yang dieksekusi dengan rapi.
Dengan ketenangan tinggi, Højlund menuntaskan peluang meski berada di bawah tekanan bek lawan.
Skor 2-0 pun bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.
BACA JUGA:Pastikan Ibadah Natal Aman, Jibom Gegana Brimob Sterilisasi Gereja di Indramayu
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Napoli dalam persaingan papan atas Serie A.