Patoni menegaskan, bahwa pembangunan desa tidak dapat berjalan tanpa partisipasi seluruh elemen masyarakat.
“Dengan kerja sama semua pihak, saya yakin Limbangan bisa lebih maju dan masyarakatnya lebih sejahtera. Pemuda harus ikut terlibat, perempuan harus diberdayakan, dan kita jadikan desa ini contoh pembangunan yang mandiri dan berdaya saing," tegas Patoni.
"Untuk itu, saya dengan tulus memohon doa restu dan dukungan masyarakat Desa Limbangan untuk kesuksesan pencalonan Kuwu ini,” tuturnya didampingi sang istri, Nadiyah.
BACA JUGA:Kalau Persib Bandung Juara AFC Champions League Two, Begini Besar Cuan dan Bonus Tiap Laganya
Gelombang dukungan terus berdatangan dari berbagai penjuru desa. Sorakan semangat, pelukan hangat, dan doa tulus warga menjadi bukti bahwa kehadiran Patoni membawa harapan baru bagi Desa Limbangan.
Bagi masyarakat, Patoni Rozi adalah sosok pemimpin yang lahir dari rakyat dan berjuang untuk rakyat.
Dengan tekad kuat serta visi yang jelas, ia diyakini mampu membawa Desa Limbangan menuju masa depan yang lebih sejahtera, mandiri, dan bersatu — sejalan dengan semangat besar “Limbangan Cemerlang."