Setiap pelanggaran di sekitar kotak penalti akan jadi momok, mengingat Arab Saudi kini memiliki eksekutor sekaligus pengatur pola pergerakan ala Jover yang bisa memanfaatkan celah sekecil apa pun.
Selain ancaman bola mati, Arab Saudi tetap kuat dalam permainan terbuka, namun kehadiran Jover memaksa Indonesia menggandakan fokus.
Persiapan taktik, latihan antisipasi sepak pojok, dan pemahaman marking zona akan jadi kunci.
Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia diharapkan sudah menyiapkan skema khusus, termasuk kemungkinan menambah pemain jangkung untuk duel udara.
BACA JUGA:Cuma Modal KTP, UMKM Bisa Dapat KUR BRI 2025 Pinjaman 100 Juta! Cek Syarat & Simulasi Angsurannya
Bagi para penggemar, laga ini menjadi ujian besar tidak hanya adu teknik dan fisik, tetapi juga adu strategi yang sangat rinci.
Jika Indonesia mampu meredam set piece Arab Saudi, itu akan menjadi sinyal positif bahwa Garuda bisa menantang raksasa Asia dengan pendekatan modern.
Pertandingan ini pun diprediksi penuh drama karena setiap tendangan sudut bisa menjadi penentu nasib di kualifikasi.