INDRAMAYU-Banyak warga kini menggeluti usaha budidaya burung berkicau. Meski diantara mereka awalnya bukan bagian dari komunitas penggemar burung berkicau, namun setelah mengetahui hasil budidaya sangat menjanjikan membuatnya tertarik untuk mengembang biakan. Ato Fujianto (45), warga Desa Mekarsari Kecamatan Patrol salah satunya. Ia mengaku tertarik membudidayakan burung berkicau. Karena harga jual burung yang dibudidayanya itu harganya cukup fantastis, kini ia termotivasi untuk mengembang biakannya. Awalnya, ia hanya memelihara beberapa burung saja, dan hanya untuk kesenangan, serta mengisi waktu luang ketika tidak ada tugas dari kantornya. Setelah berhasil dan burung yang diternaknya itu berkembang biak, dirinya tertarik untuk terus membudiayakannya. Ato mengaku, banyak teman-temannya datang kerumahnya dan ingin membeli burung murai yang diternaknya itu. Tapi ia tolak, karena mau terus dikembangbiakan. “Saya beli satu pasang burung murai Medan itu sama teman. Kemudian mencoba menernaknya dan ternyata berhasil. Sekarang sudah ada tujuh tangkar. Kalau sekarang sih baru bisa saya jual. Sementara sebagian tangkar akan saya kembangbiakan lagi,” ujar Sekretaris Desa Mekarsari itu saat ditemui Radar Indramayu, Senin (11/2). Menurut Ato, harga jual burung Murai Medan cukup mahal. Untuk usia satu minggu saja ada yang menawar Rp1,5 juta. Sedangkan yang sudah berusia tiga bulan harganya mencapai Rp5 juta. Mahalnya burung Murai Medan, karena banyak diburu oleh para pehobi burung berkicau. “Membudidayakan burung murai medan ini sudah saya tekuni selama satu tahun lebih. Malah sekarang yang ngurusin istri saya. Karena waktu saya lebih tersita pada tugas kantor,” ujar suami dari Caskinah itu. (kom)
Murai Medan Ditawar sampai Rp5 Juta
Rabu 12-02-2020,11:22 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 05-08-2026,13:51 WIB
Cegah Kebakaran di Musim Kemarau, Satbinmas Polres Indramayu Sampaikan Imbauan di TPA Pecuk
Kamis 06-08-2026,09:37 WIB
Bendungan Cipancuh Mengering, KTNA Imbau Petani di Inbar Fokus Pada Lahan yang Sudah Tanam
Terkini
Kamis 06-08-2026,09:37 WIB
Bendungan Cipancuh Mengering, KTNA Imbau Petani di Inbar Fokus Pada Lahan yang Sudah Tanam
Rabu 05-08-2026,13:51 WIB
Cegah Kebakaran di Musim Kemarau, Satbinmas Polres Indramayu Sampaikan Imbauan di TPA Pecuk
Rabu 05-08-2026,09:40 WIB
16 Tim Ikuti Turnamen Sepak Bola Kuwu Cup Desa Bulak Lor 2026
Selasa 04-08-2026,14:42 WIB
Diduga Karena Puntung Rokok, Lahan Kosong di Desa Dadap Kebakaran
Selasa 04-08-2026,13:48 WIB