INDRAMAYU-Tumpukan sampah menghiasi kawasan hutan wilayah Perhutani BKPH Haurgeulis, belum lama ini. Sepanjang Jalan Raya Haurgeulus menuju Kecamatan Gantar sampah plastik maupun sampah organik berserakan. Termasuk beberapa tumpukan karung berisi sampah yang sengaja dibuang oknum yang tidak bertanggungjawab. Padahal, pihak Perhutani BPKH Haurgeulis telah memasang sejumlah papan larangan membuang sampah di lokasi itu. Terkesan sebatas pajangan semata, tidak mempan. Sampah terlihat masih terus menumpuk di lokasi. Kondisi ini selain membahayakan hutan, juga tidak enak dipandang masyarakat luar. Apalagi jalur ini juga termasuk jalur wisatawan, soal kebersihan tentunya menjadi perhatian. “Kawasan ini jauh dari permukiman, tapi kok bisa jadi tempat pembuangan sampah ya,” ujar Edi Junaedi, seorang warga yang kebetulan berhenti di pinggir jalan yang terdapat sampah berceceran. Dia menduga, oknum warga yang membuang sampah kemungkinan beraksi saat kondisi jalan masih sepi, seperti pagi hari atau malam hari. Pasalnya, saat siang mereka takut dipergoki petugas maupun pengendara yang melintas. “Pastinya mereka kucing-kucingan dengan petugas. Saat kondisi sepi mereka baru membuang sampah ke areal hutan,” kata dia. Mencegah kawasan itu menjadi hutan sampah, Edi berharap, agar pihak berwenang turun tangan mencarikan solusinya. Jika papan larangan buang sampah tak dihiraukan, mesti ada langkah lain. Misalnya petugas melakukan patroli secara rutin untuk menangkap pelaku pembuang sampah. “Saya kira harus ada tindakan efek jera bagi mereka,” tandasnya. Sebab, selain bikin kumuh, buang sampah sembarangan, terutama sampah plastik merupakan pencemaran lingkungan. “Kalau hanya dipasangin papan larangan, bisa jadi gak berhenti-henti. Makanya harus ada tindakan tegas. Jangan sampai kawasan ini jadi hutan sampah nantinya,” tandasnya. Sementara, warga lainnya, Kurdi juga menyesalkan ulah oknum warga yang membuang sampah sembarangan di areal hutan yang sudah terpasang rambu larangan membuang sampah. Apalagi, kata Kurdi, di tempat sampah berserakan itu merupakan jalur utama Haurgeulis menuju Gantar. Kurdi menilai, ulah oknum warga itu memberi contoh kurang baik karena mengundang warga lainnya untuk melakukan hal yang sama untuk membuang sampah di lokasi yang bukan seharusnya. Selain meminta kesadaran warga, Kurdi juga meminta agar petugas melakukan patroli bersama agar oknum warga yang membuang sampah tidak lagi melakukan perbuatan yang tidak baik itu. “Kami beharap petugas melakukan patroli untuk memberikan efek jera bagi oknum yang membuang sampah secara ilegal karena bukan tempatnya,” katanya. (kho)
Sampah Berserakan di Kawasan Hutan
Rabu 12-02-2020,11:28 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 09-04-2026,08:59 WIB
Mantan Bupati dan Ketua KPUD Indramayu Merapat ke PAN, Peta Politik Bakal Berubah
Kamis 09-04-2026,14:46 WIB
Kompak, Puluhan Warga Jatibarang Baru Normalisasi Sungai Sojar
Kamis 09-04-2026,15:38 WIB
LinkUMKM BRI Dorong Perempuan Pengusaha Fesyen Naik Kelas, Olah Wastra Nusantara Jadi Busana Modern
Kamis 09-04-2026,14:53 WIB
Program BERBISIK Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Sukses Raih Proper Emas Ke 8
Kamis 09-04-2026,15:55 WIB
Truk Oleng Timpa Dua Motor dan Warung, Satu Pemotor Tewas
Terkini
Kamis 09-04-2026,21:08 WIB
Rencana Kerja 2026, Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global
Kamis 09-04-2026,15:55 WIB
Truk Oleng Timpa Dua Motor dan Warung, Satu Pemotor Tewas
Kamis 09-04-2026,15:38 WIB
LinkUMKM BRI Dorong Perempuan Pengusaha Fesyen Naik Kelas, Olah Wastra Nusantara Jadi Busana Modern
Kamis 09-04-2026,15:28 WIB
BRI Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia dalam Daftar 'Global 500 2026' Versi Brand Finance
Kamis 09-04-2026,14:53 WIB