Namun, ada beberapa hal penting yang perlu Kamu perhatikan agar bisa menikmati bunga rendah ini.
Salah satunya adalah riwayat pembayaran pinjaman pertama yang lancar tanpa tunggakan atau keterlambatan.
Syarat dan Ketentuan Pengajuan KUR BRI Pinjaman Kedua
Untuk bisa mendapatkan bunga KUR BRI 3% per tahun pada pinjaman kedua, nasabah wajib memenuhi beberapa syarat utama, di antaranya:
- Pinjaman pertama sudah lunas dan tidak ada tunggakan.
- Usaha masih berjalan aktif dan produktif.
- Tidak sedang menerima kredit modal kerja atau investasi komersial dari bank lain.
- Dokumen administrasi lengkap, seperti KTP, KK, dan surat izin usaha.
- Riwayat kredit baik di SLIK OJK (tidak masuk daftar hitam).
Jika semua syarat terpenuhi, pengajuan pinjaman kedua akan diproses dengan bunga yang sama seperti pinjaman pertama.
Namun, jika ada catatan negatif selama masa pinjaman pertama, seperti keterlambatan pembayaran, kemungkinan pengajuan kedua akan ditolak atau bunga bisa saja dinaikkan sesuai kebijakan bank.
Apakah Ada Perubahan Plafon dan Tenor untuk Pinjaman Kedua?
Pada prinsipnya, plafon dan tenor pinjaman KUR BRI untuk pinjaman kedua mengikuti ketentuan yang berlaku umum.
BACA JUGA:Jordi Amat Buka-Bukaan Soal Alasannya yang Ingin Bela Persija Ketimbang di Arab Saudi
Untuk KUR Mikro, plafon maksimal Rp50 juta, sedangkan KUR Kecil bisa mencapai Rp500 juta.
Tenor pinjaman maksimal 3 tahun untuk modal kerja dan 5 tahun untuk investasi.
Namun, besaran plafon yang disetujui sangat dipengaruhi oleh performa usaha, riwayat pembayaran, dan kelayakan kredit nasabah.
Tips Agar Pinjaman Kedua KUR BRI Disetujui dan Tetap Dapat Bunga Rendah
- Pastikan pinjaman pertama sudah lunas tanpa tunggakan.
- Siapkan laporan keuangan usaha yang rapi dan transparan.
- Perbarui dokumen legalitas usaha sesuai ketentuan.
- Jaga skor kredit di SLIK OJK tetap baik.
- Konsultasikan dengan petugas BRI sebelum mengajukan pinjaman kedua.
Keuntungan Mengajukan KUR BRI Pinjaman Kedua