INDRAMAYU-Intensif pemerintah memberikan kelonggaran membayar kredit hingga satu tahun bagi nasabah perbankan maupun perusahaan pembiayaan, turut memukul para pengelola bank keliling. Usaha simpan pinjam mereka ikut kolaps gara-gara cicilan macet. Nasabah bank keliling atau biasa disebut bank harian itu ikutan tak mau membayar cicilan dengan alasan terdampak virus corona (Covid-19). Peminjam ramai-ramai meminta penundaan pembayaran utang, sebagaimana layaknya nasabah bank konvensional dan lising. Tak ingin terpukul dua kali, merekapun memilih menunda pengajuan pinjaman baru. “Bank keliling pada kolaps semua sekarang. Soalnya yang pinjam pada gak mau bayar, alasannya karena wabah virus corona. Gak bisa kerja keluar rumah, tidak ada duit,” ungkap Jalen, warga Desa Cipaat Kecamatan Bongas kepada Radar Indramayu, Rabu (1/4). Kondisi itu diketahui, setelah dua bank keliling langganannya menolak memberikan pinjaman kepadanya. Padahal biasanya, direspons cepat tanpa syarat bertele-tele. “Dulu sih tanpa diminta mereka nawarin mau pinjam gak? Sekarang boro-boro beri pinjaman, narik uang dari warga yang utang saja susah minta ampun katanya,” sambung Jalen. Diakui bapak dua orang anak ini, meskipun bunganya cukup tinggi sebesar 20 persen, tapi bagi masyarakat pedesaan yang kepepet, bank keliling ini tetap dianggap sebagai penyelamat. Alasannya sederhana, kalau pinjam uang di bank keliling, persyaratannya mudah, tidak bertele-tele dan tanpa jaminan apapun. “Yang penting kenal dan tempat tinggal jelas, dalam hitungan menit kredit akan cair,” ujarnya. Berbeda dengan kredit di bank konvensional, prosedurnya cukup rumit, harus punya bidang usaha, NPWP, dan setidaknya punya jaminan seperti serifikat tanah. “Kalau cicilannya lancar tidak sampai macet, kita bisa mengajukan pinjaman lagi. Nilainya juga bisa lebih tinggi,” katanya. Menurut Jalen, wajar bila pengelola bank keliling mematok bunga cukup tinggi hingga 20 persen. Sebab risiko mereka juga besar. Selain rawan mengalami kredit macet, banyak yang setelah memperoleh pinjaman langsung kabur. (kho)
Cicilan Macet, Bank Keliling Kolaps
Kamis 02-04-2020,11:00 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 09-10-2026,10:00 WIB
143 Orang Terdampak Dugaan Keracunan MBG di Indramayu, Dinkes Selidiki Ayam Tepung
Jumat 09-10-2026,09:29 WIB
Kebakaran Beruntun Terjadi di Indramayu, Damkar Imbau Warga Hindari Pembakaran Sembarangan
Jumat 09-10-2026,11:08 WIB
Janjian Tawuran Lewat Medsos, Polisi Sita Samurai hingga Celurit di Indramayu
Terkini
Jumat 09-10-2026,11:08 WIB
Janjian Tawuran Lewat Medsos, Polisi Sita Samurai hingga Celurit di Indramayu
Jumat 09-10-2026,10:00 WIB
143 Orang Terdampak Dugaan Keracunan MBG di Indramayu, Dinkes Selidiki Ayam Tepung
Jumat 09-10-2026,09:29 WIB
Kebakaran Beruntun Terjadi di Indramayu, Damkar Imbau Warga Hindari Pembakaran Sembarangan
Kamis 08-10-2026,10:27 WIB
Hari Jadi ke-499, DPRD Indramayu Ajak Seluruh Elemen Perkuat Kolaborasi dan Pelayanan
Kamis 08-10-2026,10:12 WIB