INDRAMAYU- Sebanyak 90 hektare tanaman padi di Blok Carik Desa Lobener Kecamatan Jatibarang terancam gagal tanam. Hal itu disampaikan Tokoh Petani Lobener, Agus Gunawan pada Radar Indramayu, saat menunjukan lahannya yang tergenang air, Selasa (2/6). Dikatakan Agus, imbas dari lahan yang selalu kebanjiran semenjak memasuki musim tanam rendeng, tanaman padi yang sudah ditanam tidak dapat tumbuh, sehingga beberapa petani lebih memilih langsung membajak lahan sawah. “Sejak empat bulan terkahir ini, selalu tergenang air akibatnya tanaman padi tidak dapat tumbuh dengan baik, ya jika dipaksa dipanen kualitas gabahnya jelek, laku juga harganya murah,” terang Agus. Menurutnya, dampak dari semakin dangkalnya saluran air yang berada di areal persawahan Blok Carik, membuat terhambatnya pembuangan air di saat hujan atau stok air berlimpah. Sedangkan, di musim kemarau petani akan kesulitan mendapatkan air untuk mengairi sawah. “Kalau musim kemarau petani harus menggunakan pompanisasi, musim penghujan juga sama saja harus menggunakan pompanisasi untuk mengeluarkan air yang menggenangi tanaman padi. Per hektare untuk jasa pompanisasi saja habis Rp2 juta lebih,” ujarnya. Dikatakan Agus, karena dangkalnya saluran irigasi, membuat sawah yang sebelumnya menjadi lahan yang produktif setahun dapat digarap 3 kali, beberapa tahun terakhir petani yang menggarap lahan di Blok Carik harus bersusah payah agar lahannya tidak kekurangan air dan kebanjiran. “Harus dinormalisasi. Bila tidak dinormalisasi sampai kapan pun sawah kita kebanjiran terus, dan kekurangan air saat kemarau,” katanya. Petani lainnya, Tirka (46) mengatakan, di masa panen musim rendeng, hasil produktivitas tanaman padinya turun hingga 50 persen dari musim kemarau. “Sebagian lagi terpaksa tidak dipanen karena tanaman rusak dan kualitas gabah yang buruk,” katanya sambil mengatakan biasanya dapat 6-7 toh per hektare kini hanya 3 ton saja. Tirka berharap, ada solusi dari instansi terkait agar saluran yang dangkal dan tersumbat ini bisa diperbaiki. (oni)(0
90 Ha Padi Terancam Gagal Tanam
Rabu 03-06-2020,10:30 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 03-08-2026,17:17 WIB
H Mulyadi, Putra Asli Indramayu yang Sukses di Jakarta Kini Fokus Kembangkan Pertanian Kedelai
Senin 03-08-2026,16:13 WIB
Musim Kemarau Surutkan Waduk Cipancuh, Ratusan Warga Berburu Ikan untuk Tambah Penghasilan
Senin 03-08-2026,18:12 WIB
Patroli Gabungan di Indramayu Cegah Kriminalitas dan Gangguan Kamtibmas
Selasa 04-08-2026,12:01 WIB
Hadirkan Pasar Murah di Indramayu, Pertamina EP Sediakan 1000 Paket Sembako
Selasa 04-08-2026,09:25 WIB
Yamaha Fazzio Hadirkan Special Edition Sunset Blue, Tampilkan Nuansa Retro Summer yang Semakin Skena
Terkini
Selasa 04-08-2026,14:42 WIB
Diduga Karena Puntung Rokok, Lahan Kosong di Desa Dadap Kebakaran
Selasa 04-08-2026,13:48 WIB
Cegah Abrasi, Belasan Ribu Bibit Mangrove di Pesisir Indramayu
Selasa 04-08-2026,13:03 WIB
Sahabat Adminduk Jadi Solusi Layanan Adminduk Cepat, Mudah, dan Terpadu di Jatibarang
Selasa 04-08-2026,12:01 WIB
Hadirkan Pasar Murah di Indramayu, Pertamina EP Sediakan 1000 Paket Sembako
Selasa 04-08-2026,11:09 WIB