INDRAMAYU- Pemdes Majasari mengajak warganya untuk mewaspadi bahaya money politics atau politik uang. Untuk itu, pihak pemdes akan menggandeng tokoh agama untuk sosialisasi bahaya politik uang. Demikian dikatakan Kuwu (Kepala Desa) Majasari, Wartono SPd MSi saat berbincang dengan Radar Indramayu, belum lama ini. Dikatakan Wartono, pihaknya akan melibatkan pemuka agama melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat desa untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terhadap efek dari praktik money politics dalam ajang Pilkada. “Tugasnya nanti memberikan edukasi, tentang dampak dari money politics, sesuai dengan pandangan agama Islam bahwa yang menyuap dan menerima suap sama-sama berdosa,” ujarnya. Pihaknya juga akan memberikan pengertian kepada semua warga terkait bahaya dari politik uang “Yang perlu diingat hanya dengan nominal yang tidak seberapa, kita pilih calon tertentu, ketika menerima sama saja harga diri dibeli. Dan ketika warga memilih dengan diberikan uang yang tidak seberapa ini, jangan harap aspirasinya ditanggapi,” ujarnya. Wartono berharap, dalam ajang Pilkada 2020, yang diramaikan 4 paslon bupati dan wakil bupati ini, dapat berjalan sesuai harapan masyarakat Kabupaten Indramayu. “Semoga pilkada bisa terlaksana dengan bisa menghindari politik uang dan kampanye hitam sehingga terlahir pemimpin yang mampu menggali potensi daerah untuk kemaslahatan penduduk Indramayu,” katanya. (oni)
Gandeng Tokoh Agama, Waspadai Politik Uang
Jumat 25-09-2020,11:23 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 04-04-2026,20:40 WIB
Bayar PBB Tanpa Ribet di Super Apps BRImo, Dapat Cashback hingga 13 Persen
Terkini
Sabtu 04-04-2026,20:40 WIB
Bayar PBB Tanpa Ribet di Super Apps BRImo, Dapat Cashback hingga 13 Persen
Sabtu 04-04-2026,14:19 WIB
Tiga Calwu PAW Kaplongan Sudah Miliki Nomor Urut
Sabtu 04-04-2026,09:15 WIB
Tetap Gaspol Setelah Jalan Jarak Jauh, Ini Dia 8 Komponen Motor yang Perlu Diperiksa dan Diservis
Sabtu 04-04-2026,08:57 WIB