INDRAMAYU-Unit Reskrim Polsek Sukagumiwang berhasil menciduk sekelompok preman kampung yang suka bikin resah. Mereka berjumlah 8 orang, yakni EHP alias Acil (18), MF alias Paol (19), warga Desa/ Kecamatan Kertasemaya, AP alias Took (31), RI alias Iwan (23), Sub alias Blekok (22) dan NS alias Tiplok (19), RB alias Rizal (23), dan HP alias Pentut (23) warga Desa Tenajar, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kelompok preman kampung ini harus mendekam di tahanan mapolsek setempat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sekelompok preman ini telah melakukan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap tiga orang pemuda di perlintasan kereta api (KA), Blok Cigentus, Desa/Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu. Mereka adalah Rendi Anggara, Sigit Eka Saputra dan Sifan Ali Ikhwan, penduduk Desa Cadangpiggan, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu. Satu diantara korban, kepalanya bocor akibat dipukul dengan dobel stik dan batu. Kapolres Indramayu AKBP Suhermanto SIK MSi melalui Paur Subbag Humas Polres Iptu Iwa Mashadi mengungkapkan, peristiwa dugaan penganiayaan dan pengeroyokan terungkap berkat laporan korban kepada petugas di Mapolsek Sukagumiwang, Jumat (23/10) kemarin. Dari laporan tersebut terungkap, Jumat (23/10) sekitar pukul 14.30 WIB, tiga orang pemuda tersebut bermaksud menyelesaikan masalah dengan para pelaku, agar tidak terjadi kesalahpahaman terhadap mereka. Karena sebelumnya, Kamis (22/10) antara mereka terjadi cekcok. Namun pertemuan tersebut bukannya berujung damai. Ini terjadi setelah salah seorang pelaku, MF alias Paol marah besar dengan suara kencang. Ia ngotot tidak mau berdamai. Bahkan para pelaku malah mengeluarkan alat berupa dobel stik dengan dua gagangnya terbuat dari kayu. Alat ini, selanjutnya dipukulkan ke kepala korban beberapa kali. Bahkan mereka melempar batu ke kepala korban. Mendapatkan perlawanan seperti itu, membuat korban lari. Malangnya, saat hendak kabur, tubuh pelaku berhasil ditarik yang kemudian mendorong dengan keras hingga terjatuh dan tersungkur. Korban lalu kembali dipukul dengan menggunakan dobel stik ke punggung dan kepala. Bahkan pelaku lain juga melemparkan batu mengenai kepala korban. Dengan sejumlah luka di tubuhnya, korban berhasil kabur beralarian ke jalan raya pantura. “Korban bernama Sifan Ali Ikhwan mengalami luka memar pada punggung , kemudian Rendi Anggara mengalami luka memar, lecet dan luka robek pada kepala bagian belakang, dan korban Sigit Eka Saputra mengalami luka robek pada kepala bagian belakang hingga dirujuk ke RSUD Arjawinangun, Cirebon,” terang Iwa. (oet)
Polisi Ringkus Preman Kampung
Senin 26-10-2020,10:45 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 05-04-2026,16:37 WIB
KKP dan Pemkab Tegaskan Revitalisasi Tambak Nila untuk Kesejahteraan, Bukan Memiskinkan Petani Tambak
Minggu 05-04-2026,21:07 WIB
Maknai Paskah 2026, BRI Peduli Tebarkan Kasih dan Kepedulian melalui Penyaluran 10.050 Paket Sembako
Minggu 05-04-2026,21:19 WIB
Bangkit dari Keterbatasan,Usaha Kue Tantiningsih Kini Mampu Topang Ekonomi Keluarga Berkat Sinergi Holding UMi
Terkini
Minggu 05-04-2026,21:19 WIB
Bangkit dari Keterbatasan,Usaha Kue Tantiningsih Kini Mampu Topang Ekonomi Keluarga Berkat Sinergi Holding UMi
Minggu 05-04-2026,21:07 WIB
Maknai Paskah 2026, BRI Peduli Tebarkan Kasih dan Kepedulian melalui Penyaluran 10.050 Paket Sembako
Minggu 05-04-2026,16:37 WIB
KKP dan Pemkab Tegaskan Revitalisasi Tambak Nila untuk Kesejahteraan, Bukan Memiskinkan Petani Tambak
Sabtu 04-04-2026,20:40 WIB