Jasad Bayi di Tanggul Sungai Sriganala Dimakamkan di Pegagan Kidul, Pak Kuwu Beri Nama Siti Fatimah

Jumat 02-12-2022,10:30 WIB
Reporter : Ade Gustiana/Cecep Nacepi
Editor : Leni indarti hasyim

Saat datang bayi itu tak mengeluarkan suara tangis. Setelah upaya maksimal dilakukan, nakes sempat diberikan harapan. Tangis bayi itu terdengar. Bayi dibuat selalu terjaga dalam kondisi hangat. Tim medis IGD juga melakukan konsultasi dengan dokter anak. Meski pada akhirnya nyawa tak bisa terselamatkan.

Dr Ilmi Afi mengatakan, bayi yang baru saja dilahirkan butuh segera dilakukan penanganan. Pun itu dalam kondisi normal. Apalagi dalam keadaan yang dialami ini. Begitu rentan.

BACA JUGA:Astaghfirullah! Anak Tega Bunuh Ayah Kandung, Hanya Demi Warisan

Manager Pelayanan Medis RSPC, dr Andi Pradana, mengatakan penanganan yang tak segera dilakukan itu yang membuat kondisi bayi semakin lemah. Berat Bayi Lahir Sangat Rendah atau BBLSR yang dialami korban, jelas dr Andi, hitungan detik sampai menit bisa berakibat fatal.

Jika tak segera mendapat pertolongan medis. “Kami dari manajemen RS telah berupaya semaksimal mungkin. Berat bayi kurang dari 900 gram, jadi risiko sangat besar. Membutuhkan upaya yang sangat luar biasa untuk menjaga kestabilan pasien tersebut," ungkap dr Andi.

BACA JUGA:H Azun Mauzun Pimpin FPP Indramayu, Siap Songsong Peradaban Baru Pondok Pesantren

Kategori :