INDRAMAYU-Kabupaten Indramayu memperoleh kuota vaksin moderna untuk 4000 orang. Meski demikian, vaksin dari Amerika Serikat tersebut kurang diminati masyarakat. Padahal masyarakat sudah bisa memperoleh vaksin moderna sebagai vaksinasi Covid-19.
“Kita mendapatkan 4000 kuota vaksin moderna. Namun dari jumlah tersebut, hingga pekan kemarin jumlah masyarakat yang mendaftar kurang dari 1000,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, dr Deden Bonni Koswara.
Deden mengatakan, masih minimnya pendaftar vaksin moderna mungkin karena takut. Padahal pihaknya sudah menyosialisasikan terlebih dulu mengenai efek samping dari penggunaan vaksin moderna.
Hal itu dimaksudkan sebagai bentuk edukasi kepada calon penerima vaksin tersebut. \"Untuk sementara kebanyakan dari mereka yang pakai vaksin moderna adalah pekerja migran,\" kata Deden.
Dijelaskannya, vaksinasi moderna di Indramayu dilakukan selama dua hari, yaitu Sabtu (28/8) dan Senin (30/8) ini. Vaksinasi tersebut digelar serentak di enam puskesmas, yaitu Puskesmas Margadadi, Puskesmas Karangampel, Puskesmas Losarang, Puskesmas Jatibarang, Puskesmas Kandanghaur dan Puskesmas Haurgeulis.
Deden mengakui, pihaknya pun bersikap lebih hati-hati dalam penggunaan vaksin moderna. Selain masa kedaluwarsanya yang pendek, vaksin itu juga harus cepat dipakai jika sudah dicampurkan.
Menyinggung soal kualitas vaksin moderna lebih baik dibandingkan sinovac, Deden menyatakan, semua jenis vaksin sama. Dia meminta masyarakat untuk tidak pilih-pilih jenis vaksin. (oet)