INDRAMAYU – BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek menggelar Sosialisasi bagi pekerja bukan penerima upah (BPU) atau pekerja sektor informal, di Aula Islamic Center Indramayu, Minggu (28/11). Sosialisasi bersama anggota DPR RI Netty Prasetyani ini dihadiri Direktur Kepesertaan Jamsostek, Zaenudin, Pimpinan Kantor Cabang Jamsostek Indramayu, Muhammad Iman Taufik, anggoat DPRD Indramayu H Ruswa, dan yang lainnya.
Sementara peserta terdiri dari para pekerja sektor informal, seperti nelayan, petani, guru honorer, pedagang, pengemudi ojek online, ketua RT, ketua RW dan yang lainnya.
Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Zaenudin mengungkapkan, BP Jamsostek melindungi semua pekerja. Baik pekerja penerima upah maupun bukan penerima upah (sektor informal). Dikatakan, jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan di seluruh Indonesia saat ini ada 52 juta. Dari jumlah tersebut 31,6 juta masih aktif.
Dikatakan, dari 40 juta pekerja formal baru 40 persen yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sementara untuk pekerja informal dari 70 juta juga baru 7 persen yang menjadi peserta.
“Memang kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk tenaga informal dan UKM masih rendah. Untuk itulah kita akan terus melakuakn sosialisasi kepada masyarakat,” ujar Zaenudin.
Sementara pimpinan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Indramayu, Muhammad Iman Taufik menjelaskan, untuk Kabupaten Indramayu jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan ada 32.956 orang. Dari jumlah tersebut 17.000 berasal dari pekerja formal dan 9300 merupakan pekerja informal.
“Untuk pekerja informal mayoritas peserta adalah nelayan, disamping juga ada petani, pedagang pasar, dan yang lainnya,” ujar Iman.
Sementara anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetyani, manyampaikan ucapan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan, yang telah memberikan perlindungan kepada para pekerja lewat BPJS ketenagakerjaan. Menurutnya, ini sesuai dengan tujuan utama pembangunan yaitu mewujudkan kesejahteraan.
“Jadi bukan hanya pekerja formal saja yang mendapatkan perlindungan dari negara. Pekerja informal seperti petani nelayan, ojek online, dan lain-lain juga berhak mendapatkan perlindungan yang sama,” ujar Netty.
Pada kesempatan itu juga diserahkan santunan serta beasiswa bagi ahli waris korban meninggal dunia, yang merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan. Diantaranya Nurdiana (32), warga Kertasmaya yang merupakan ahli waris dari Willianto, serta Iis Tresnaningsih dari Desa Krimun Kecamatan Losarang.(oet)