INDRAMAYU-Belum juga masuk puncak musim penghujan, sudah bikin waswas. Hujan deras disertai angin kencang menjadi musababnya. Banyak kejadian pohon tumbang. Yang berada di tengah pemukiman penduduk maupun pinggir jalan raya. Bikin horor masyarakat maupun pengendara.
Seperti terpantau di sepanjang Jalan Raya Legok-Plawangan, Kecamatan Patrol, Selasa (7/12).
Sejumlah pohon di kiri-kanan jalan tumbang. Ukurannya cukup besar, usianya sudah tua, berkisar puluhan tahun. Mayoritas jenis Trembesi. Ada juga pohon Randu.
Cabang pohon yang patah jatuh ke bawah masih berserakan di pinggir jalan raya. “Tumbang semalam. Pas hujan deras dibarengi angin kencang,” kata Nurisa, salah seorang warga.
Dia tidak tahu persis kapan waktu kejadiannya. Dimungkinkan sekitar pukul 19.00 sampai jam sepuluh malam. Saat itu memang hujan deras dan angin kencang melanda.
Merata dihampir semua desa di wilayah Kecamatan Patrol dan sekitarnya.
Senada dilontarkan Ansori, salah seorang pengendara. Malam hari saat pulang kerja sempat terjebak macet. Rupanya ada beberapa warga yang sukarela menyingkirkan cabang pohon yang patah menutupi jalan.
Warga Kecamatan Bongas ini menyebutkan, terdapat banyak pohon yang sudah tua dan rawan tumbang disepanjang jalan itu. Semula jumlahnya cukup banyak. Puluhan. Tapi sekarang tinggal separuhnya. “Yang separuhnya pada tumbang sejak dulu. Tumbang sendiri. Ya pas musim penghujan seperti sekarang ini,” ujarnya.
Dia mengku mesti berhati-hati, terlebih saat hujan deras disertai angin kencang. Apalagi, situasi di jalan raya Legok-Plawangan itu gelap. Membelah areal persawahan, tanpa PJU.
Di musim kemarau, terpaan angin bisa membuat sepeda motor yang melaju oleng. “Asal turun hujan saja saya milih menepi. Takutnya kejatuhan pohon tumbang,” katanya.
Ansori berharap, Pemkab Indramayu turun tangan. Melakukan peremajaan pohon-pohon yang sudah tua dan rawan tumbang itu sudah seharusnya dilakukan peremajaan. (kho)