“Seminar pendidikan ini menjadi salah satu program kerja FGM. Langkah awal kami dalam upaya mencetak guru Muhammadiyah yang lebih berkualitas dan profesional,” kata Indra Mahendra.
Ia mengatakan membesarkan pendidikan sama halnya membesarkan peradaban. Menurutnya, peradaban lah yang mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya sesuai dengan tujuan berdirinya Muhammadiyah.
Indra Mahendra menyatakan kesiapannya mengemban amanah untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Indramayu melalui FGM, rumah besar bagi guru-guru di Muhammadiyah.
“Kami juga bersyukur dan terima kasih atas dukungan dan support dari Majelis Dikdasmen PDM Kabupaten Indramayu, Dinas Pendidikan, PGRI, MKKS SMA serta stake holder pendidikan lainnya untuk bersinergi melaksanakan program demi kemajuan pendidikan di Kota Mangga,” jelasnya.
Indra Mahendra yang pernah menjadi ketua tim perumus buku panduan pembelajaran (modul-red) untuk guru IPA SD/MI Muhammadiyah se-Jawa Barat dengan pendekatan Quranic Socio Science (QS2) ini menjelaskan, FGM menjadi organisasi yang penting karena sebagai sarana untuk meningkatkan profesionalitas guru dan tenaga kependidikan guna mencapai cita-cita pendidikan Muhammadiyah yang berkemajuan dan mencerahkan.
“Program kerja kedepan banyak sekali, mulai dari melaksanakan kegiatan seminar, diklat, kompetensi guru serta program dan aksi lainnya disusun bersama pengurus secara teratur agar bisa berjalan dengan efektif dan efisien,” ungkapnya.
Indra menegaskan, kepercayaan yang diembannya semata-mata untuk kemajuan sekolah-sekolah dilingkungan Muhammadiyah termasuk didalamnya SDUM Patrol. Kepercayaan ini tidak akan disia-siakannya. Sehingga kepercayaan masyarakat terhadap sekolah-sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Indramayu terus meningkat. (kho)
BACA JUGA:
- Anggota Dewan Nasdem Terancam Di-PAW, Ketua DPD Nasdem Cabut Dukungan Interpelasi
- Bagi Sembako di Kampung Nasdem