Eti mengungkapkan, saat pertama kali datang ke SMPN Satu Atap 2 Krangkeng, di sekolah tersebut hanya ada 25 siswa. Namun untuk saat ini jumlah siswa sudah mencapai 56 orang. Yang memprihatinkan, sekolah tersebut juga tidak memiliki pagar, sehingga kerap ada kambing yang masuk ke halaman sekolah. Bahkan kalau musim panen tiba, halaman sekolah dipakai untuk menjemur padi (gabah).
Dengan segala keterbatasan tersebut, Eti mulai melakukan inovasi. Diawali dengan menerapkan pendekatan “profesional talk” kepada seluruh guru dan karyawan. Jadi semuanya harus bersikap terbuka, agar bisa secara bersama-sama memajukan sekolah. ”Saya selalu tekankan untuk menggunakan tiga kata kunci dalam komunikasi. Yaitu tolong, maaf, dan terima kasih,” tegas Eti.
Eti kemudian mulai menerapkan digitalisasi di sekolah. Diawali dengan membuat Taman Mini Imun Booster Digital, karena situasi memang masih pandemi Covid-19.
Di taman tersebut semua tanaman ditempel barcode. Untuk mengetahui segala hal tentang tanaman tersebut, siswa tinggal melakukan scan. Selanjutnya akan terbaca nama tanaman, nama latinnya, fungsinya, dan sebagainya. “Proposal terkait program ini menjadi yang terbaik di Indonesia, dan saya mendapatkan kesempatan untuk presentasi di Korea,” ujar Eti.
Perpustakaan di sekolah, karena tidak memiliki ruangan, juga menggunakan perpustakaan digital. Kemudian siswa juga mengikuti belajar alat music angklung secara digital, melalui aplikasi di playstore.
Yang menarik juga, di tembok sekolah terpasang barkode “curhat” dengan tulisan scan me. Barkode tersebut berfungsi sebagai tempat curhat para siswa, terkait berbagai macam permasaalahan. Baik permasalahan di sekolah atau keluarga.
“Kebanyakan siswa pasti akan malu untuk curhat atau menceritakan persoalan yang tengah dihadapi. Melalui barcode scan me yang ada di tembok, siswa bisa lebih leluasa mengungkapkan permasalahan lewat HP,” ungkap Eti.
Sejumlah inovasi yang dilakukan Eti Herawati tersebut memang sangat mengagumkan. Tak heran kalau ia berhasil mendapatkan penghargaan dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, sebagai Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat Kategori ASN Inspiratif kabupaten/kota periode tahun 2021.