Ngabuburit menjadi satu di antara aktivitas yang paling ditunggu selama bulan Ramadan. Sembari menunggu waktu berbuka, umat muslim mencari takjil di lokasi-lokasi favoritnya. Di Kecamatan Anjatan, satu di antara tempat favorit untuk berburu takjil adalah Alun-alun Pusat Jajanan Anjatan (Pujaan).
KHOLIL IBRAHIM, Anjatan
SETIAP sore, kawasan ini dipenuhi beraneka ragam penjual makanan ringan dan minuman. Mulai dari es buah, es kelapa muda, jus buah, telur gulung, sosis bakar, aneka macam gorengan, sampai aneka lauk pauk dijajakan di sana.
Bagi para pecinta wisata kuliner, lokasi ini bisa menjadi rujukan yang menambah kaya khazanah di dunia kuliner.
Apalagi, harga ditawarkanpun cukup pas dikantong. Misalnya untuk aneka jenis kue takjil dijual mulai dari Rp1000 hingga Rp5 ribu perporsi. Sedangkan untuk lauk sayur mayur yang dijual juga beragam dari Rp3000 hingga Rp20 ribu perporsi.
Asmadi, salah seorang warga menuturkan, Alun-alun Pujaan sangat potensial dijadikan wisata kuliner Ramadan. Terlebih saat ini, kawasan alun-alun sudah ditata dengan rapi, nyaman dan aman bagi para pedagang maupun pengunjung.
“Tidak semrawut kaya dulu, bikin macet. Sekarang terasa lebih nyaman dan aman. Lapak pedagang sampai tempat parkirnya sudah ditata dengan baik,” katanys, Minggu (10/4).
Sejak awal puasa, diapun rajin bertandang ke kawasan itu untuk membeli makanan dan minuman berbuka puasa sembari ngabuburit.
Selain di Anjatan, Terminal Patrol juga menjadi lokasi favorit dan menjadi pusat kunjungan masyarakat yang ingin mencari kuliner untuk berbuka puasa.
Berbagai aneka kuliner tersedia di sana. Tak hanya itu, pedagangnya pun didominasi oleh masyarakat lokal. Selain kuliner, berbagai macam jenis buah-buahan untuk pembuka puasa juga dijajakan di terminal ini. (*)