Diduga Akibat Obat Nyamuk, Rumah Warga di Krangkeng Ludes Terbakar

Diduga Akibat Obat Nyamuk, Rumah Warga di Krangkeng Ludes Terbakar

PENDINGINAN: Petugas Damkar Indramayu sedang melakukan penyisiran titik api di dalam rumah warga Blok Tengah, Desa/ Kecamatan Krangkeng yang kebakaran, Kamis (5/11/2026).-Anang Syahroni-radarindramayu

INDRAMAYU,RADARINDRAMAYU.ID– Satu unit rumah warga di Blok Tengah RT 004/ 002, Desa/ Kecamatan Krangkeng, mengalami kebakaran hebat pada Kamis (5/11/2026) pagi.

Kebakaran yang diduga dari obat nyamuk itu membuat rumah ludes terbakar dan pemilik rumah alami kerugian materiil yang di perkiraan sampai Rp200 juta.

Komandan Regu (Danru) 1 Mako Damkar Indramayu, Retno Hendriyanto mengatakan pihaknya menerima laporan darurat penanganan kebakaran dari warga Krangkeng, sekitar pukul 06.20 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Damkar Indramayu langsung bergerak cepat mempersiapkan armada dan perlengkapan pelindung diri untuk menuju lokasi kebakaran.

BACA JUGA:Cegah Stunting Sejak Dini, Kilang Balongan Dampingi Orang Tua Pantau Tumbuh Kembang Anak

“Karena biasa kebakaran diketahui ketika api sudah membesar, kami langsung bergerak cepat menuju lokasi agar api bisa segera ditangani dan padam,” jelas Hendriyanto.

Pukul 06.25 WIB, petugas Damkar berangkat menuju lokasi dengan jarak tempuh 27 KM dengan menggunakan dua armada dari Mako Indramayu. Tiba di lokasi kejadian kebakaran sekitar pukul 07.00 WIB.

Dibantu warga, sambung Hendriyanto, petugas berjibaku memadamkan hingga akhirnya api berhasil padam sekitar pukul 08.00 WIB. Setelah itu melakukan penyisiran disetiap titik ruangan untuk memastikan tidak ada sumber atau titik api yang tersisa.

“Untuk memastikan semua setidaknya butuhkan waktu minimal 15 menit, rumah tinggal yang terbakar ini milik warga bernama Iin Sulastri, beruntung tidak ada korban jiwa, tapi pemilik rumah alami kerugian materiil capai Rp200 juta,” ujarnya.

BACA JUGA:Rakor Kamtibmas, Pemcam Jatibarang Perkuat Sinergi dan Kesiapan Satlinmas

Sementara itu, Kabid Damkar pada Satpol PP dan Damkar Indramayu, Jajat Wibisono, mengungkapkan berdasarkan keterangan dari saksi kebakaran diduga kuat karena obat nyamuk yang menyulut api sehingga api membesar dan merambat ke bahan yang mudah terbakar.

“Meskipun korban jiwa nihil, kami imbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran, termasuk dari obat nyamuk, waspada pastikan semuanya aman,” katanya. (oni)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: