Lewat Program Poliran, Polres Indramayu Bekali Korban PHK Keterampilan Kerja dan Wirausaha
Para peserta program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) yang digelar Polres Indramayu terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan, Senin (26/10).-Anang Syahroni-radarindramayu
INDRAMAYU, RADARINDRAMAYU.ID-Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat pemutusan hubungan kerja (PHK), Polres Indramayu meluncurkan program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran), Senin (26/10).
Program ini bertujuan memotivasi masyarakat agar bangkit, meningkatkan keterampilan, dan memeroleh kesempatan kerja kembali.
Dalam program tersebut, sebanyak 100 peserta mendapat kesempatan mengikuti pelatihan peningkatan keterampilan. Materi yang diberikan meliputi pembuatan espresso dan latte art, menjahit menggunakan mesin single needle, digital marketing dasar, serta penanganan refrigeran atau keterampilan sebagai teknisi pendingin udara (AC).
Kapolres Indramayu, AKBP Prianggo PM mengatakan, pelatihan vokasi menjadi salah satu langkah penting untuk membantu masyarakat meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan dunia kerja.
BACA JUGA:Latihan di Sirkuit Jerez, Aldi Satya Mahendra Siap Menatap Musim Depan Terus Improve
“Pelatihan vokasi bukan sekadar kegiatan memberikan keterampilan teknis, tetapi merupakan investasi sumber daya manusia agar masyarakat memiliki kompetensi, produktivitas, dan daya saing sesuai kebutuhan dunia kerja,” ucap Prianggo usai membuka program Poliran.
Prianggo menyampaikan bahwa kehilangan pekerjaan merupakan tantangan yang tidak mudah bagi seseorang maupun keluarganya. Namun, kondisi tersebut diharapkan tidak mematahkan semangat para pekerja untuk kembali bangkit dan menata masa depan.
Melalui program Poliran yang digagas Polri, diharapkan tersedia wadah, sekaligus momentum bagi masyarakat untuk meningkatkan kemampuan, mempelajari keterampilan baru, dan membuka peluang kerja. Keterampilan tersebut juga diharapkan menjadi bekal bagi peserta untuk kembali memasuki dunia kerja maupun merintis usaha secara mandiri.
“Tetap semangat, ikuti pelatihan sebaik mungkin dengan sungguh-sungguh. Melalui program Poliran, peserta disiapkan untuk memeroleh keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan sebagai modal mencari pekerjaan atau mengembangkan usaha,” jelas Prianggo.
BACA JUGA:Hari ini, PT Dewanta Global Nusantara Gelar MoU dengan Polri
Tidak hanya menyelenggarakan pelatihan, Polres Indramayu juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu. Kerja sama ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kompetensi serta memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.
Sementara itu, Kasat Binmas Polres Indramayu, Iptu Tasim menjelaskan bahwa program Poliran merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap persoalan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat, khususnya pengangguran akibat PHK.
Menurutnya, tugas Polri tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga membangun kemitraan untuk mendukung program pemberdayaan masyarakat.
“Polres Indramayu menggandeng Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu serta memeroleh dukungan dari Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bandung Barat dan Balai Besar Perluasan Kesempatan Kerja (BBPKK) Bandung Barat. Semoga ini bisa membantu masyarakat,” ujarnya. (oni)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

