Dandim Indramayu Ajak Generasi Muda Mengabdi Lewat TNI AD, Pendaftaran Gratis
SOSIALISASI: Dandim 0616/Indramayu, Letkol Arm Tulus Widodo memberikan arahan kepada personel terkait penerimaan prajurit TNI AD Tahun 2027, Jumat (16/10).-Anang Syahroni-radarmajalengka
INDRAMAYU, RADARINDRAMAYU.ID – Komandan Kodim (Dandim) 0616/Indramayu, Letkol Arm Tulus Widodo memberikan pengarahan kepada seluruh personel jajaran Kodim 0616/Indramayu di Joglo Makodim, Jumat (16/10).
Pengarahan tersebut menitikberatkan pada kesiapan pelaksanaan tugas satuan serta sosialisasi penerimaan calon prajurit Bintara dan Tamtama TNI Angkatan Darat (AD) Gelombang I Tahun 2027.
Kegiatan yang dihadiri Kasdim 0616/Indramayu Mayor Inf Rosidi, para Perwira Seksi (Pasi), Komandan Koramil (Danramil), serta anggota Bintara dan Tamtama tersebut, menjadi sarana untuk menyamakan persepsi. Sekaligus meningkatkan tanggung jawab seluruh personel dalam mendukung program dan kebijakan pimpinan TNI AD.
BACA JUGA:Menanam Harapan di Jatisura, Kala Panen Padi Melimpah Berdampingan dengan Ketahanan Energi
Dalam arahannya, Tulus Widodo menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh jajaran, khususnya Danramil dan Bintara Pembina Desa (Babinsa), untuk melaksanakan sosialisasi penerimaan calon prajurit TNI AD secara masif.
Sosialisasi tersebut perlu dilakukan melalui pendekatan langsung kepada masyarakat, termasuk menyambangi sekolah-sekolah guna memberikan informasi kepada generasi muda yang berminat mengabdikan diri melalui jalur militer.
Menurutnya, penambahan kebutuhan personel seiring dengan pembentukan satuan baru menjadi peluang bagi generasi muda untuk berkarier, sekaligus mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui TNI AD.
Oleh karena itu, seluruh personel diminta aktif memberikan informasi yang benar dan mudah dipahami oleh calon peserta maupun orang tua mereka.
BACA JUGA:Malam Hari Kebakaran Lahan Ilalang di TPU Desa Tegalurung Gemparkan Warga
“Kepada seluruh Danramil dan Babinsa, agar melaksanakan sosialisasi penerimaan prajurit TNI AD secara maksimal, jangan hanya menunggu, tetapi turun langsung ke masyarakat dan sekolah-sekolah. Bantu generasi muda yang memiliki keinginan menjadi prajurit agar mengetahui informasi dan persyaratan pendaftaran dengan benar,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa proses penerimaan prajurit TNI AD dilaksanakan secara gratis dan tidak dipungut biaya. Informasi tersebut harus disampaikan secara luas agar masyarakat memahami mekanisme penerimaan yang berlaku dan tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menawarkan bantuan kelulusan dengan meminta sejumlah uang.
Tulus menekankan, seluruh personel memiliki tanggung jawab untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya mengikuti prosedur resmi dalam proses pendaftaran. Dengan sosialisasi yang tepat, diharapkan calon peserta dapat mempersiapkan diri sesuai persyaratan dan terhindar dari praktik penipuan yang mengatasnamakan institusi TNI AD.
“Jangan sampai masyarakat tergiur oleh oknum yang menjanjikan kelulusan dengan meminta uang. Mari kita jaga nama baik TNI AD dengan memberikan informasi yang benar dan membantu calon peserta sesuai ketentuan yang berlaku,” jelas Tulus.
BACA JUGA:Peringati Hari Jadi ke-499, Pemkab Indramayu Salurkan Bantuan ZIS untuk 1.768 Siswa
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

