Perkuat Peran Bidan, Kawal Generasi Emas 2045
RANGKAIAN KEGIATAN: PC IBI Kabupaten Indramayu memperingati HUT ke-75 IBI dengan berbagai kegiatan yang melibatkan para pengurus ranting di Aula Universitas Wiralodra (Unwir) Nyi Endang Dharma Ayu, Sabtu (19/9).-ist-radarindramayu
INDRAMAYU, RADARINDRAMAYU.ID - Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (PC IBI) Kabupaten Indramayu memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 IBI dengan berbagai kegiatan yang melibatkan para pengurus ranting. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Universitas Wiralodra (Unwir) Nyi Endang Dharma Ayu, Sabtu (19/9).
Peringatan HUT ke-75 IBI mengusung tema “Dunia Membutuhkan Lebih dari Sejuta Bidan, Bidan Indonesia Memperkuat Pelayanan Kebidanan Berbasis Hak, Berpusat pada Perempuan dan Anak serta Mengawal Generasi Emas 2045” atau “One Million More Midwives”.
Berbagai kegiatan digelar untuk memeriahkan peringatan tersebut. Sejumlah pengurus ranting turut ambil bagian dalam perlombaan, di antaranya lomba senam, kompetensi, joget kursi, dan sambung kata.
Selain kegiatan perlombaan, PC IBI Kabupaten Indramayu juga menggelar bakti sosial dengan memberikan perhatian kepada anak yatim piatu.
BACA JUGA:Kebakaran Rumah di Blok Kampung Arab Indramayu, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta
Ketua PC IBI Kabupaten Indramayu, Bdn Hj Tasiroh SST mengatakan, peringatan HUT IBI menjadi momentum untuk kembali mengingat pentingnya peran bidan dalam kehidupan masyarakat.
Menurutnya, bidan memiliki posisi strategis dalam memberikan pelayanan kesehatan, khususnya bagi ibu dan bayi. Peran tersebut dimulai sejak masa kehamilan, proses persalinan, hingga perawatan setelah kelahiran.
“Bidan harus siap menjadi garda terdepan karena memiliki peran penting dalam kehidupan manusia, terutama yang berhubungan dengan persalinan dan kesehatan reproduksi,” ujar Tasiroh.
Ia menegaskan, keberadaan bidan sangat dibutuhkan untuk memastikan ibu dan bayi mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Karena itu, para bidan dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan dan memberikan pelayanan secara optimal.
“Peran bidan sangat dibutuhkan dalam kehidupan manusia, dalam menjaga kesehatan ibu dan bayi. Oleh karena itu, bidan harus siap untuk menjadi garda terdepan,” tegasnya.
Tasiroh menambahkan, momentum HUT IBI juga menjadi pengingat bahwa profesi bidan merupakan bagian penting dalam perjuangan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Menurutnya, bidan tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan dari pemerintah, masyarakat, dan keluarga sangat diperlukan agar pelayanan kebidanan dapat berjalan secara maksimal.
“Momentum HUT IBI menjadi pengingat bahwa profesi bidan adalah ujung tombak perjuangan. Dukungan pemerintah, masyarakat, dan keluarga sangat diperlukan agar bidan dapat menjalankan tugasnya dengan optimal,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

