Program Satu Desa Satu Sarjana Mulai Dimatangkan, Pemkab Indramayu Bahas Draf Perbup Bantuan Pendidikan Tinggi
PERSIAPAN PENTING: Jajaran Pemkab Indramayu sedang membahas program Indramayu Kuliah untuk mencetak satu desa satu sarjana, Selasa (1/9).-Anang Syahroni-radarindramayu
INDRAMAYU, RADARINDRAMAYU.ID – Peningkatan sektor pendidikan di Kabupaten Indramayu mulai menunjukkan perkembangan. Salah satunya melalui program prioritas satu desa satu sarjana yang kini mulai dibahas secara serius.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu menggelar rapat pembahasan draf Peraturan Bupati (Perbup) tentang Pemberian Bantuan Pendidikan Tinggi bagi Masyarakat Kabupaten Indramayu.
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Indramayu tersebut dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asda II) Indramayu, Asep Abdul Mukti. Kegiatan itu diikuti Inspektorat, Bapperida, BKAD, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, Diskominfo, Bagian Hukum Setda, serta koordinator camat se-Kabupaten Indramayu, Selasa (1/9).
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Indramayu, Asep Abdul Mukti menegaskan pentingnya penyusunan regulasi tersebut sebagai landasan hukum dalam pelaksanaan program prioritas bupati.
Dengan adanya regulasi itu, kebijakan diharapkan mampu menjamin pemerataan kesempatan bagi generasi muda di seluruh wilayah Kabupaten Indramayu untuk mengenyam pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi.
“Pembahasan draf Perbup ini sangat krusial untuk memastikan bahwa program ‘Indramayu Kuliah’, khususnya komitmen 1 Desa/Kelurahan 1 Sarjana, memiliki payung hukum yang kuat, transparan, dan tepat sasaran,” katanya.
“Kami ingin memastikan anak-anak berprestasi dan masyarakat kurang mampu di seluruh desa/kelurahan mendapatkan hak akses pendidikan tinggi yang merata demi peningkatan kualitas sumber daya manusia daerah,” ujar Asep.
Asep melanjutkan, keterlibatan lintas sektor dalam pembahasan tersebut penting untuk menyelaraskan mekanisme operasional, penganggaran, hingga aspek hukum program.
BACA JUGA:Pemkab Indramayu Perkuat Kolaborasi Pendidikan, PGRI Dorong Profesionalisme dan Kesejahteraan Guru
Pasalnya, dalam draf Perbup yang dibahas telah dirumuskan secara rinci mengenai tata cara pelaksanaan bantuan pendidikan tinggi, mulai dari persyaratan calon penerima, mekanisme pendaftaran dan seleksi, tata cara penyaluran, hingga sistem pengawasan.
“Program ini menggandeng Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Swasta (PTS) di dalam daerah, seperti Unwir, Polindra, ITPB, dan STIKes Indramayu, serta PTN luar daerah yang telah menjalin kerja sama resmi dengan Pemkab Indramayu,” jelasnya.
Diketahui, Program “Indramayu Kuliah” merupakan amanat dari Perda Kabupaten Indramayu Nomor 2 Tahun 2025 tentang RPJMD 2025–2029.
Dengan target cakupan beasiswa bagi 317 mahasiswa dari seluruh desa dan kelurahan setiap tahunnya, Pemkab Indramayu optimistis keberadaan sarjana di setiap desa akan menjadi motor penggerak pembangunan sekaligus meningkatkan daya saing daerah. (oni)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

