Hilang Dua Hari, Jasad MR Ditemukan Mengambang di Sungai Cipelang Widasari

Hilang Dua Hari, Jasad MR Ditemukan Mengambang di Sungai Cipelang Widasari

EVAKUASI: Petugas kepolisian dari Polsek Widasari dibantu warga berupaya mengevakuasi jasad MR dari Sungai Cipelang, Jumat (24/7/2026).-Anang Syahroni-radarindramayu

INDRAMAYU, RADARINDRAMAYU.ID – Masyarakat Desa Ujungaris, Kecamatan Widasari pagi hari di gemparkan penemuan sesosok jasad seorang anak di Sungai Cipelang pada Jumat (24/7/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

Warga dan pihak kepolisian dari Polsek Widasari yang tiba di lokasi berupaya untuk mengevakuasi jasad korban yang sudah dalam kondisi kaki ini.

Diketahui jasad tersebut merupakan warga asal Desa Karanggetas, Kecamatan Bangodua, berinisial MR (9) yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Rabu (22/6/2026).

Warga setempat sempat melakukan pencarian namun tidak membuahkan hasil hingga ditemukan warga di aliran Sungai Cipelang, Desa Ujungaris, Kecamatan Widasari.

BACA JUGA:Tim URC Reskrim Polres Indramayu Siap Berantas Kejahatan Jalanan

Kuwu Karanggetas, H Nurwedi membenarkan jasad seorang anak yang ditemukan aliran Sungai Cipeleng, Desa Ujungaris, Kecamatan Widasari merupakan warganya yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Rabu 22 Juni 2026 oleh pihak keluarga.

“Jadi hari Selasa itu, sebelum kejadian warga melihat MR ini bermain di lokasi perbaikan saluran, dan di suruh pulang oleh orang, kemudian pulang kerumah,” ujarnya.

Namun pada, ke esok anda harinya yakni hari Rabu (23/7/2026) korban diketahui sekitar pukul 11.00 WIB oleh warga sedang bermain disekitar Sungai Cipelang sendirian, namun hingga sore hari korban tak kunjung pulang.

“Pada saat itu keluarga langsung datang ke desa, kita langsung melakukan pencarian bersama warga lainnya disepanjang aliran sungai tapi tidak menemukan tanda-tanda keberadaan si anak, kami Pemdes dan warga langsung share di media sosial terkait anak hilang dengan harapan ada yang menemukan, khawatir tersesat kemana, karena anak ini tidak pernah pergi jauh,” terang Nurwedi.

BACA JUGA:Ratusan Kepala Keluarga di Blok Kesambi Rasakan Manfaat Bantuan Air Bersih dari PPN RU Balongan

Namun, pada Jumat pagi saat Pemerintah Desa Karanggetas dalam perjalanan ke Indramayu kota, hendak melaporkan kehilangan anak. Pemdes mendapat laporan ada penemuan jasad seorang anak dengan ciri-ciri yang sama seperti yang tersebar di media sosial.

Selanjutnya, Pemdes Karanggetas langsung berbalik untuk memastikan bahwa benar sesosok jasad yang ditemukan warga merupakan warganya yang sebelumnya beredar di media sosial hilang.

Ketika sampai dilokasi sudah ada mobil ambulance dari Puskesmas dan petugas kepolisian dari Polsek Widasari untuk mengevaluasi mengangkat  jasad dari Sungai ke darat.

“Baru sampe Lohbener dapat kabar penemuan jasad anak, langsung balik kanan pastikan, setelah sampai ada pak Kapolsek Widasari juga sedang berupa mengevakuasi jasad, ternyata benar itu warga kami, langsung dievakuasi ke Puskesmas, kemudian diantarakan ke rumah duka untuk di makamkan,” jelas Nurwedi. (oni)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: