Indramayu Jadi Panggung Kopi Lewat Seven Manual Brew Championship 2026

Indramayu Jadi Panggung Kopi Lewat Seven Manual Brew Championship 2026

KEBERSAMAAN: Owner Seven Coffee Company dan Seven Dragon Richie Mandira berfoto bersama panitia dan para juara Seven Manual Brew Championship 2026, Minggu (26/4/2026).-Anang Syahroni-radarindramayu

INDRAMAYU, RADARINDRAMAYU.ID – Sebagai langkah untuk mengenalkan dan mengedukasi masyarakat Indramayu terkait kopi, Seven Coffe Company menggelar Seven Manual Brew Championship 2026 pada Minggu (26/4/2026). Acara ini juga menjadi panggung kopi di Kabupaten Indramayu.

Bertempat di Seven Coffee Company yang berlokasi di Jalan Veteran Nomor 88, Kelurahan Lemahabang, Kecamatan/ Kabupaten Indramayu ini. Sebanyak 29 Barista yang berasal dari wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan (Ciayumajakuning), Karawang, Bekasi, hingga Tegal mengikuti kompetisi yang digelar Seven Coffe Company rangkaian Anniversary 1st Seven Coffee Company and Seven Dragon.

Pada event ini para Barista menunjukan kemahiran terbaik mereka dalam meracik minuman kopi, yang kemudian disajikan kepada para dewan juri untuk di nilai. Agar penilaian objektif panitia mendatangkan tiga dewan juri dari wilayah Cirebon, panitia juga menyiapkan hadiah Rp 5.000.000 bagi dua orang pemenang ditambah hadiah lainnya.

Owner Seven Coffee Company dan Seven Dragon, Richie Mandira mengaku, industri coffee shop dan biliar alami persaingannya sangat ketat, namun pihaknya bersyukur setelah berjalan selama satu tahun alami perkembangan yang baik di Kabupaten Indramayu.

BACA JUGA:Bukan Energi Listrik Saja, Begini Cara Pertamina Dorong Pemanfaatan Panas Bumi untuk Perekonomian Rakyat

“Dengan membawa kompetisi manual brew ke Indramayu ini jadi langkah awal kita untuk ekspansi lebih jauh terkait perkopian, karena selama ini event ini hanya di gelar di kedai-kedai kopi di wilayah Cirebon saja,” katanya.

Sehingga dengan diadakannya  event di Kabupaten Indramayu para Barista yang ada di Kabupaten Indramayu bisa muncul dan bisa mengetes sejauh mana kemahiran mereka dalam meracik kopi.

Event ini sekaligus menjadi sarana untuk mengedukasi masyarakat khususnya di Kabupaten Indramayu bahwa terdapat berbagai jenis kopi yang bisa dinikmati, dan setiap biji kopi memiliki aroma dan rasa yang berbeda. Serta mengenalkan kepada masyarakat luas bahwa di Indramayu terdapat proper coffee shop  yang nyaman untuk tempat ngopi dan masyarakat konsumen bisa menikmati varian jenis kopi.

“Kami ingin Indramayu ini kedepanya lebih educate terkait perkopian. Terbukti  ketika adakan event di Indramayu banyak peserta dari Indramayu, inikan menandakan  banyak home brewer Barista yang miliki skill bagus di Indramayu,” ungkap Richie.

BACA JUGA:Damkar Evakuasi Biawak di Atap Rumah

Ia berharap melalui event ini juga masyarakat menjadi lebih mengetahui tentang kopi, sehingga mereka tidak hanya kenal dengan kopi susu, kopi hitam, atau kopi putih saja, akan tetapi bisa mengenal jenis kopinya seperti americano, cappucino dan lainnya.

Masyarakat juga bisa menikmati berbagai rasa kopi dari berbagai jenis kopi, melalui event ini juga membuka kesempatan di Kabupaten Indramayu menjadi gerbang kopi. Bahkan saat ini terdapat 7 varian jenis biji kopi di Seven Coffee Company, tiga jenis biji kopi impor dari Afrika, dan empat biji kopi berasal dari Aceh.

“Kedepan event ini akan rutin kami selenggarakan, kopi juga akan terus kita kembangkan, seperti kopi lokal dari daerah  terdekat Indramayu, agar makin banyak varian kopi yang bisa dinikmati konsumen dari dalam maupun luar Indramayu saat berkunjung, jadi ketika orang luar daerah datang ke Indramayu ada tempat nyaman untuk ngopi dan ingin kembali kunjungi Indramayu,” ujar Richie. (oni)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait