Kasan Basari Nilai PSN Revitalisasi Tambak Pantura Berdampak Positif
TANGGAPAN: Politisi Senior Partai Gerindra Kabupaten Indramayu H Kasan Basari memberikan tanggapan terkait PSN Revitalisasi Tambak Pantura, Selasa (14/4/2026).-Anang Syahroni-radarindramayu
INDRAMAYU, RADARINDRAMAYU.ID – Proyek Strategis Nasional (PSN) Revitalisasi Tambak Pantura di Kabupaten INDRAMAYU yang digulirkan Pemerintah Pusat melalui Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI yang mendapat penolakan dari para petambak yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Pesisir INDRAMAYU (KOMPI).
Hal ini mendapat tanggapan dari politisi senior dari Partai Gerindra Kabupaten INDRAMAYU, Kasan Basari. Ia menilai Revitalisasi Tambak yang masuk dalam program Proyek Strategis Nasional (PSN) kembali merujuk pada UUD 1945 pasal 33 ayat 3 bahwa “Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat”
“Jadi prinsip ini dulu yang harus kita paham dan kita samakan persepsinya, berkenaan dengan revitalisasi ini yang pasti Pemerintah punya konsep dan pandangan yang luas kedepan bagaimana bisa mengeksplorasi segala sumberdaya yang memiliki nilai tambah lebih untuk kemakmuran rakyatnya,” ungkapnya, Selasa (14/4/2026).
Kasan berpandangan, progran PSN Revitalisasi Tambak Pantura khususnya di Kabupaten INDRAMAYU memiliki beberapa tujuan dan berdampak positif untuk masyarakat INDRAMAYU, khususnya bagi para petambak.
BACA JUGA:Komisi II Ajak KOMPI Sambangi KKP Konsultasikan PSN Revitalisasi Tambak di Indramayu
Diantaranya; meningkatkan produktivitas perikanan budidaya tentunya dengan memperbaiki insfratrukstur tambak, kualitas air, dan sistem pengolahan agar hasil produksi dapat meningkat secara signifikan.
Program ini juga mendukung ketahanan pangan nasional, tambak yang produktif berkontribusi pada ketersediaan sumber protein hewani bagi masyarakat. Meningkatkan kesejahteraah pembudidaya, revitalisasi membantu meningkatkan pendapatan petambak melalui hasil panen yang lebih tinggi dan kualitas produk lebih baik.
“Program ini juga mendorong ekspor komoditas perikanan khususnya untuk komoditas unggulan sehingga dapat meningkatkan devisa, memperbaiki insfrastruktur dan tata kelola tambak termasuk perbaikan saluran air jalan produksi, listrik serta penerapan managemen budidaya yang lebih modern dan efisien,” sambung Kasan.
Selain itu dapat menjamin keberlanjutan lingkungan agar kegiatan budidaya lebih ramah lingkungan mengurangi pencemaran dan menjaga ekosistem wilayah pesisir, dan mendorong modernisasi dan teknologi pada sistem budidaya ikan tambak seperti sistem monitoring kualitas air dan pakan akan lebih terkontrol untuk meningkatkan efisiensi dengan hasil yang maksimal.
BACA JUGA:Pariwisata Indramayu Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah
“Terpenting kami berharap Pemda Indramayu mampu menjadi jembatan agar PSN bisa berjalan sebagaimana target dan petani Tambak tidak merasa kehilangan mata pencaharian,” kata Kasan. (oni)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

