Bupati Lucky Berlakukan WFH, Bulan April Uji Coba dan Aktif Mei

Bupati Lucky Berlakukan WFH, Bulan April Uji Coba dan Aktif Mei

PENERAPAN WFH: Bupati Indramayu Lucky Hakim saat meninjau TPS di Desa Dukuh Jati Kecamatan Kerangkeng, Pemkab Indramayu akan uji coba penerapan WFH di bulan April 2026, dan aktif pada Mei 2026, Senin (6/4/2026).-Anang Syahroni-radarindramayu

INDRAMAYU, RADARINDRAMAYU.ID – Pemerintah Kabupaten Indramayu memutuskan segera menindaklanjuti arahan Kementerian Dalam Negeri terkait pemberlakuan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Indramayu.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim menyampaikan bahwa kebijakan WFH akan mulai diuji coba pada bulan April 2026 ini dan direncanakan berlaku efektif secara penuh pada Mei 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Lucky didampingi Wakil Ketua DPRD Indramayu Amroni, S.IP serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dedi Agus Permadi, saat meninjau lahan milik Desa Dukuhjati, Kecamatan Krangkeng, yang akan diserahkan untuk pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, Senin (6/4/2026).

Bupati Lucky mengungkapkan, sebelumnya  sempat berkomunikasi langsung dengan Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, terkait teknis pelaksanaan kebijakan tersebut. Awalnya, Pemkab Indramayu mengusulkan agar WFah diterapkan pada hari Rabu. Namun, berdasarkan arahan pemerintah pusat, pelaksanaan WFH harus dilakukan secara serentak setiap hari Jumat.

BACA JUGA:KTNA Kabupaten Indramayu Komitmen Membangun Ketahanan Pangan di Indramayu

“Saya sempat mengusulkan WFA di hari Rabu, tapi Pak Wamendagri menyampaikan harus serentak di hari Jumat, karena hari itu tidak sesibuk hari biasanya ,” ujarnya.

Bahkan, Ia juga sempat mempertanyakan kemungkinan bagaimana kalau pemberlakuan WFH itu ada ASN yang keluar daerah. Namun,  lanjut dia, hal itu tidak akan bisa dilakukan oleh karena sistem absensi berbasis lokasi (GPS) hanya dapat diakses di tempat tinggal masing-masing pegawai.

“Absensi tidak bisa dilakukan di luar daerah. Sistemnya sudah terintegrasi dengan GPS, jadi hanya bisa diakses dari rumah sesuai domisili ASN,” jelasnya.

Lucky mencontohkan pemberlakukan WFH tersebut telah lebih dulu diterapkan di Kota Bogor. Oleh karena itu, Pemkab Indramayu akan melakukan pembelajaran dari daerah tersebut sebelum implementasi penuh.

BACA JUGA:Bangkit dari Keterbatasan,Usaha Kue Tantiningsih Kini Mampu Topang Ekonomi Keluarga Berkat Sinergi Holding UMi

“Kami sudah perintahkan Pak Sekda untuk segera menindaklanjuti keputusan Mendagri ini. Kita juga akan belajar ke Kota Bogor yang sudah lebih dulu menerapkan sistem ini,” pungkasnya. (oni)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: