Lebih Dari 1.000 Siswa PAUD, TK dan SD di Desa Puntang akan Terima MBG

Lebih Dari 1.000 Siswa PAUD, TK dan SD di Desa Puntang akan Terima MBG

KABAR GEMBIRA: Penanggung Yayasan Laskar Kreasi Muda H Kasan Basari didampingi Kepala SPPG Ramdani Taufik dan unsur Muspika Losarang resmikan SPPG/ Dapur Losarang Puntang 1, Sabtu (31/1/2026).-Anang Syahroni-radarindramayu

INDRAMAYU, RADARINDRAMAYU.ID – Kabar baik bagi masyarakat di Desa Puntang, Kecamatan Losarang, pasalnya anak-anak mereka yang bersekolah di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) bakal menerima manfaat dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Presiden Prabowo, kepastian itu setelah peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur Losarang Puntang 1, Kecamatan Losarang, Sabtu (31/1/2026)

Peresmian yang secara langsung oleh Penanggung Yayasan Laskar Kreasi Muda, H Kasan Basari ini dihadiri sejumlah tamu undangan mulai dari pihak sekolah, Pemerintah Desa Puntang, dan unsur Muspika Losarang.

Penanggung Yayasan Laskar Kreasi Muda, H Kasan Basari menyatakan bahwa di Kecamatan Losarang SPPG/ Dapur Losarang Puntang 1 merupakan dapur ketiga yang telah diresmikan di wilayah Kecamatan Losarang, mulai beroperasi pada awal Februari 2026 yang akan melayani 1.011 penerima manfaat.

“1.011 itu semua untuk siswa tingkat PAUD, TK, dan SD yang ada di wilayah Kecamatan Losarang, untuk kategori B3 on proses,” ujarnya.

BACA JUGA:Tanggap Bencana Longsor Cisarua Kabupaten Bandung, BRI Peduli Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak

Dijelaskan Kasan di Kecamatan Losarang akan ada 7 SPPG yang akan melayani Makan Bergizi Gratis (MBG), 3 sudah berjalan, 1 dapur tahap persiapan, dan 3 dapur masih progres. Sehingga diharapkan dengan adanya penambahan dapur MBG di wilayah Kecamatan Losarang, program MBG dari Presiden Prabowo bisa semakin luas dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Indramayu.

“Tadinya dari pihak sekolah sangat bersyukur siswanya bisa dapatkan MBG, karena sebelumnya belum pernah dapat program ini, itu karena dapur juga masih terbatas sehingga belum bisa menjangkau semua peserta didik dan tenaga pendidikan di Kabupaten Indramayu, tapi Insya Allah semakin banyaknya dapur maka jangkauan semakin luas penerima manfaat MBG,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Kasan yang juga merupakan pelopor pertama hadirnya SPPG di Kabupaten Indramayu ini berpesan kepada pihak sekolah agar lebih bijak dalam menyikapi program MBG, dan apabila ada hal yang kurang berkenan terkait menu bisa langsung mendatangi dapur MBG.

“Kita juga akan pastikan menu MBG benar dijaga kualitas bahan-bahan yang digunakan, terjamin kandungan gizinya. Sebagai Mitra Badan Gizi Nasional (BGN) bisa mengawal program sesuai tujuan Presiden Prabowo, hilangkan stunting, dan menumbuhkan ekonomi masyarakat,” tuturnya.

BACA JUGA:Fasilitasi Layanan Perbankan, BRI Bersama Marshelling Area Brigif TP 34/CB dan Yonif TP 889/GW Jalin Kerjasama

Sementara itu, Kepala SPPG Losarang Puntang 1, Ramdani Taufik mengatakan SPPG akan mulai berjalan melayani Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2 Februari 2026, melayani 1.011 penerima manfaat pada tahap awal, dan akan bertambah seiring perkembangan dan kesiapan dari tenaga relawan yang ada di SPPG.

“Nanti di minggu kedua naik 1.500 penerima manfaat, ketiga naik lagi jadi 2.000, keempat bisa naik lagi 2.500 penerima manfaat jadi naiknya itu 500 penerima,” ujarnya.

Bagi penerima awal, diprioritaskan untuk para siswa PAUD, TK, SD, termasuk didalamnya untuk tenaga pendidik (tendik) di sekolah tersebut. Kemudian dilanjutkan siswa sekolah tingkat SMP dan SMA, yang saat ini masih dalam tahap sinkronisasi jumlah data siswa.

“Bertahap ya, kita juga akan melakukan pendataan bersama kader untuk penerima kategori B3, balita non PAUD, ibu hamil, dan ibu menyusui sambil berjalan kami lakukan pendataan. Penerima B3 akan berkoordinasi dengan dapur lainnya, karena di Puntang ada dua dapur, bagaimana mekanisme akan di bahas, untuk pemerataan menunggu arahan selanjutnya,” terang Ramdani.

BACA JUGA:Yamaha Anniversary 70 Tahun, Livery Ikonik Edisi Spesial Resmi Mengaspal !

Sedangkan untuk memastikan bahan baku yang dikelolah agar benar-benar terjamin nilai gizinya dan sehat dan aman ketika di konsumsi penerima manfaat, SPPG menggunakan bahan baku yang sudah dipastikan terlebih dulu kualitas dan kuantitasnya, penggunaan air mineral, menjaga kebersihan dapur, dan menjalankan dapur sesuai SOP. (oni)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: