Resmikan SPPG di Terisi Kasan Basari Pesan Gunakan Bahan Berkualitas dan Air Mineral
Penanggung Yayasan Laskar Kreasi Muda, H Kasan Basari didampingi unsur Muspika Terisi saat memotong pita sebagai tanda telah diresmikannya SPPG Indramayu Terisi Rajasinga, Rabu (28/1/2026)-Anang Syahroni-radarindramayu
INDRAMAYU, RADARINDRAMAYU.ID – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Indramayu Terisi Rajasinga siap melayani penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis, kesiapan tersebut setelah SPPG ini secara langsung diresmikan oleh Penanggung Yayasan Laskar Kreasi Muda , H Kasan Basari, Rabu (28/1/2026).
“Di Kecamatan Terisi jumlah SPPG yang sudah diresmikan itu ada empat, tiga masih progres jadi jumlah total jika sudah berjalan semua ada tujuh SPPG yang akan melayani program MBG bagi penerima manfaat di Kecamatan Terisi,” ucap Kasan Basari.
Dikatakan Kasan, untuk SPPG di wilayah Kecamatan Terisi tidak saja akan melayani peserta didik dan tenaga pendidikan, namun juga penerima MBG kategori B3 yaitu Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita non-PAUD. Saat dapur sudah beroperasi akan ada sinkronisasi yang dilakukan koordinator kecamatan untuk membagi kouta masing-masing dapur untuk membagi kouta yang disesuaikan dengan satu jumlah anak didik dan jumlah B3.
“Akan melayani penerima manfaat antara 2.500-3.000 orang, termasuk didalamnya untuk kategori B3,” ujarnya.
BACA JUGA:Sembilan Orang Panitia Pemilihan Kuwu Kaplongan Dilantik
Kasan berpesan bagi Mitra Badan Gizi Nasional (BGN) harus suguhkan semangat makan bergizi untuk anak-anak, aman dan nyaman, serta bisa memberikan kenikmatan dari program ini.
Sebagai pelopor pertama dapur MBG di Kabupaten Indramayu, Ia pun berpesan kepada para pengelolah SPPG lebih ditingkatkan ke hati-hatian dan tanggung jawabnya, juga memastikan kualitas bahan baku yang digunakan dan gunakan air mineral untuk mengolah bahan masakan.
“Kami pelopor dapur pertama kali dapur di Indramayu sering uji coba dan evaluasi penerima manfaat makan jaga kualitas bahan dan gunakan air mineral. Pastikan juga penerima merasakan manfaat MBG, bagi balita sebelum menerima timbang berat badannya dulu berapa, setelah dapat timbang lagi, kalau ibu yang hamil dan menyusui itu disesuaikan,” ujarnya.
Kasan berharap dengan semakin banyaknya dapur MBG di Kabupaten Indramayu sesuai dengan harapan Pemerintah bisa menghilangkan stunting, anak-anak bisa merasakan asupan gizi yang maksimal, dan meningkatkan derajat hidup orang banyak.
BACA JUGA:Dukung Program JKN, Bupati Indramayu Lucky Hakim Diganjar Penghargaan UHC Awards 2026
“SPPG juga harus menerima produk lokal sesuai dengan arahan BGN, sehingga pertumbuhan ekonomi bukan sebatas hayalan tapi juga kepastian,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala SPPG Indramayu Terisi Rajasinga, Wildan Firdaus Firmansyah, mengatakan SPPG Indramayu Terisi Rajasinga akan mulai beroperasi pada awal Februari 2026 dengan target awal sesuai petunjuk teknis akan terlebih dahulu melayani sebanyak 1.000 penerima manfaat, sampai minggu ke 4 Februari 2026 melayani 3.000 penerima manfaat.
“Dari 3.000 penerima manfaat 600 diantaranya kategori B3, untuk sekolah ada 21 sekolah dari tingkat TK, sampai SMK. Terkait himbauan penanggung yayasan, kita akan gunakan bahan baku yang berkualitas, dan air mineral dari pemasok lokal,” ujarnya.
Sedangkan untuk relawan SPPG mayoritas penduduk lokal dari wilayah Desa Rajasinagan dan Jatimulya. “mudahan dengan hadirnya SPPG dampak positif masyarakat sekitar dan bisa memberikan layanan terbaik bagi masyarakat sekitar dengan memberikan asupan gizi bagi penerima manfaat,” kata Wildan. (oni)
BACA JUGA:KONI Siap Gelar Muskab, Yogi Kurniawan Calon Terkuat Ketua KONI
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

