Indramayu Dikepung Banjir, Bupati Lucky Cek Tanggul Sungai Cimanuk

Indramayu Dikepung Banjir, Bupati Lucky Cek Tanggul Sungai Cimanuk

RESPONS CEPAT_Bupati Lucky didampingi anggota DPRD Provunsi Jabar daraubFraksi NasDem Hj Sri Wahyuni cek tanggul Cimanuk yang rawan longsor. Ia memerintah seluruh SKPD untuk siap siaga-Adun Sastra-radarindramayu

INDRAMAYU, RADARINDRAMAYU.ID  –  Bupati Lucky Hakim didampingi angggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai NasDem, Hj Sri Wahyuni Utami Herman meninjau sejumlah lokasi terdampak banjir di Kabupaten Indramayu, kemarin.

‎Peninjauan dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap kondisi warga yang terdampak genangan air. Beberapa titik yang dikunjungi antara lain Desa Pabean Ilir Kecamatan Pasekan, Desa Rambatan Kulon, Pintu Air Bendungan Karet di Kecamatan Lohbener, serta Desa Bugel Kecamatan Patrol, kemarin.

‎Di Desa Pabean Ilir, Bupati Lucky Hakim mendengarkan langsung keluhan warga. Keni, warga RT 15 Desa Pabean Ilir. Ia mengungkapkan, air mulai masuk ke rumah warga sejak Sabtu malam dan menggenangi permukiman di RT 15 dan RT 16.

‎Menanggapi hal tersebut, Bupati Lucky Hakim yang didampingi Camat Pasekan, Taryadi, meminta masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan karena memperparah genangan. Bupati Lucky juga memastikan pompa penyedot air akan segera didatangkan untuk mempercepat surutnya banjir, mengingat tidak adanya jalur pembuangan air alami di wilayah tersebut.

BACA JUGA:Peringati Hari Gizi Nasional, BRI Peduli Perkuat Upaya Pencegahan Stunting di Berbagai Wilayah

‎“Kita usahakan secepat mungkin pompa air didatangkan, kalau bisa besok sudah mulai penyedotan. Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Indramayu akan melakukan perbaikan drainase, pembuatan saluran air, serta penambahan pompa air berkapasitas lebih besar agar genangan tidak berlarut-larut,” tegasnya.

‎Peninjauan dilanjutkan ke Bendungan Karet Kecamatan Lohbener. Bupati Lucky Hakim meninjau sejumlah pintu air yang kondisinya sudah rawan jebol.

‎Menurutnya, secara geografis Indramayu berada di wilayah hilir dan dekat dengan laut, sehingga sangat rentan terhadap banjir. Selain dipengaruhi banjir rob akibat pasang air laut, debit air dari wilayah hulu seperti daerah pegunungan juga turut memperbesar risiko banjir, terutama saat curah hujan tinggi yang berlangsung terus-menerus.

‎“Saat ini pemerintah daerah bersama kecamatan dan desa bergotong royong menambal tanggul yang jebol. Perbaikan permanen sudah dikontrakkan dan akan dikerjakan pada Februari hingga Maret dengan pemasangan pancang sepanjang kurang lebih 13 kilometer,” jelasnya.

BACA JUGA:It’s Time To Ride The Kalcer! Warna Terbaru Grand Filano Hybrid Siap Jadi Skutik Idaman Anak Muda Kalcer Abis

‎Sementara itu, saat meninjau Desa Bugel Kecamatan Patrol, Bupati Lucky Hakim didampingi Camat Patrol, Bagus Asep Trisnadi, menyampaikan empati kepada warga yang terdampak banjir.

‎“Pemerintah akan terus berupaya memperbaiki tanggul dan saluran air. Namun kami juga meminta peran aktif masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan tidak menutup saluran atau gorong-gorong. Ini harus menjadi upaya bersama agar banjir tidak terus terulang,” tegasnya.

‎Dalam kunjungan tersebut, Bupati Lucky Hakim juga menyapa warga serta menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada sejumlah warga terdampak sebagai bentuk kepedulian dan dukungan pemerintah daerah.

Pantauan Radar Indramayu, inensitas hujan terus turun di Indramayu. Hampir seluruh ruas jalan di Indramayu juga tergenang air. Seperti di sepanjang ruas Jalan Pahlawan Indramayu juga tergenang hamir 30 meter sehingga ribuan rumah warga yang tinggal di rumah BTN seperti di Perumahan Resident Kayu Putih, ketinggian air hampir setengah meter.

BACA JUGA:Surut Warga Rengaspayung Mulai Bersihkan Rumah

Sejumlah lembaga pendidikan seperti SMAN2 indramayu, genangan air sudah mulai masuk ke kelas. Bahkan sejumlah gedung kantor pemerintahan ikut tetenang air di antaranya Dinas PUPUR Indramayu, dan sejumlah  kantor lainnya. Bahkan kantor Pemkab Indramayu juga sudah dikepung genangan air. (dun)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: