Penanganan Non Kebakaran Lebih Dominan, Damkar Indramayu Lebih Banyak Evakuasi Sarang Tawon
Personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Indramayu, selama tahun 2025 Damkar Indramayu lebih banyak lakukan penanganan insiden non kebakaran salah satunya evakuasi sarang tawon.-Anang Syahroni-radarindramayu
INDRAMAYU, RADARINDRAMAYU.ID – Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Indramayu memang masih menjadi pilihan dan solusi masyarakat di Kabupaten Indramayu ketika hadapi berbagai masalah, seperti cincin tidak bisa lepas, evakuasi hewan liar, sampai membantu evakuasi hewan peliharaan.
Sehingga peranan Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) pada Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol-PP dan Damkar) Kabupaten Indramayu bukan saja menangani permasalahan kebakaran saja.
Berdasarkan data dari Bidang Damkar Kabupaten Indramayu, selama tahun 2025 Damkar Kabupaten Indramayu menangani kasus kebakaran sejumlah 98 insiden kebakaran dan sebanyak 1252 kasus non kebakaran.
“Kita lebih banyak menangani kasus non kebakaran dibandingkan kasus kebakaran, karena memang tugas Damkar bukan saja menangani insiden kebakaran, tapi juga non kebakaran juga pada saat keadaan darurat,” ucap Kabid Damkar pada Sat Pol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu, Jajat Wibisono, Kamis (8/1/2026).
BACA JUGA:Momen Liburan Tahun Baru 2026, Pantai Kasih Karangsong Tetap Jadi Pilihan
Jajat menjabarkan dari sejumlah 98 kasus kebakaran Damkar paling banyak menangani kebakaran rumah tinggal sebanyak 45 unit, kemudian tiang listrik 5 unit, toko 5 unit, rumah makan 4 unit, sisanya beragam mulai dari rumput liar di lahan kosong, gedung, gudang kembang api dan lainnya.
Sementara dalam penanganan non kebakaran Damkar Indramayu menangani sebanyak 1252 kejadian, dari data tersebut paling banyak melakukan evakuasi sarang tawon sebanyak 795 sarang, kemudian evakuasi ular di pemukiman warga sebanyak 175.
Selanjutnya melepas cincin sebagai 76 kejadian, 21 penanganan pohon tumbang, membantu penanganan kunci 44 kejadian, evakuasi musang 10 kejadian, biawak 32 kejadian, penyelamatan hewan peliharaan sebanyak 25 kejadian.
“Sisanya beragam ya seperti pelepasan helm, pengambilan name tag, sampai pernah evakuasi hewan liar lainnya seperti monyet juga, tapi lebih banyak memang penanganan evakuasi sarang tawon,” ujar Jajat.
BACA JUGA:Waspada Modus Kejahatan, Ini Tips Aman Bertransaksi dengan Kartu Kredit BRI
Jajat menghimbau kepada masyarakat agar lebih waspada disaat hujan lebat, terutama pohon tumbang, dan sambaran petir selama musim penghujan. Serta selalu waspada terhadap kondisi lingkungan untuk selalu menjaga lingkungan tetap bersih.
Karena di musim penghujan hewan liar seperti ular sering naik dan masuk ke pemukiman warga untuk mencari tempat bersembunyi atau bersarang.
“Intinya selalu waspada tetap jaga lingkungan tempat tinggal, apalagi sekarang curah hujan masih tinggi, jika ada gangguan hewan liar yang berbahaya atau adanya insiden kebakaran masyarakat bisa langsung menghubungi Damkar di call center kami call center Damkar Indramayu pada layanan Whatsapp (WA) 082 21981 0022 dan 0821 1889 9143 , Mako Indramayu : 0234 (271113), Pos Unit Jatibarang : 0234 (7301265), dan Pos Unit Patrol :0234 (612113),” ujarnya. (oni)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

