Selamatkan Warga, Sugianto Diganjar Penghargaan dari Presiden Korea Selatan
PENGHARGAAN: Sugianto menunjukan penghargaan dari Presiden Korea Selatan. -dok-radarindramayu
INDRAMAYU, RADARINDRAMAYU.ID – Sugianto (31) seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja sebagai nelayan di Korea Selatan mendapat penghargaan dari Presiden Korea Selatan di Istana Biru (Blue House) Seoul pada 2 Januari 2026 lalu.
Sugianto mendapat penghargaan karena berkat aksi heroiknya menyelamatkan warga Korea Selatan yang sudah lansia saat insiden kebakaran hutan yang melanda Kabupaten Yeongdeok, Provinsi Gyeongsang Utara pada Maret 2025 lalu. Ia berhasil menyelamatkan tujuh orang lansia yang terjebak dalam rumah saat insiden kebakaran tersebut.
“Pada awal tahun baru ini saya diundang acara apa gitu, terus saya dapat penghargaan, alhamdulilah diakui di negara orang,” ucap Sugianto kepada awak media saat dihubungi via videocall, Minggu (5/1/2026).
Sugianto mengungkapkan dirinya tidak menyangka bisa mendapatkan penghargaan dari Presiden Korea Selatan, dan satu-satunya Warga Negara Indonesia (WNI) yang mendapatkan penghargaan pada acara tersebut.
BACA JUGA:Duka di Indramayu, Kuwu Terpilih Pilwu 2025 Wafat Sebelum Pelantikan
“Seperti mimpi, tidak menyangka bisa bertemu Presiden Korea dan dapat penghargaan langsung. Apalagi sampai viral di media sosial banyak yang memposting saya ketika dapat penghargaan, ini bisa menjadi inspirasi bagi PMI lainnya,” ujarnya.
Semenjak itu, diakui Sugianto banyak tawaran kerja dari tempat lain, namun dirinya masih tetap nyaman untuk bekerja ditempat dulunya sebagai nelayan. Baginya tempatnya bekerja sampai sekarang sudah seperti rumah kedua baginya, Ia sudah menganggap atasan hingga sesama karyawan sebagai keluarga sendiri.
Mengakhiri perbincangan, Ia pesan kepada rekan sesama PMI di mana pun untuk tidak ragu dalam menolong sesama walau berbeda negara. Karena saling tolong sudah merupakan kewajiban sesama manusia tidak peduli orang yang ditolong itu berbeda bangsa atau bahasa.
“Kita tunjukan bahwa semua PMI adalah WNI yang ramah dan senang menolong sesama di mana saja, ya intinya sudah seharusnya saling bantu, saling tolong menolong,” kata Sugianto.
BACA JUGA:Pastikan Operasi Aman, Manajemen Pertamina Drilling Lakukan Management Walkthrough ke Sejumlah Rig
Aksi Sugianto dalam menyelamatkan orang di Korea Selatan hingga mendapatkan penghargaan dari Presiden Korea Selatan membuat keluarga di rumah merasa bangsa dan haru, terutama orang tua dan istrinya.
Waski (55) sebagai orang tua Ia merasa bangga terhadap keberanian anaknya yang tidak ragu untuk menyelamatkan nyawa orang saat bekerja di negara lain. Meskipun saat kebakaran melanda Sugianto sempat mengabarkan keluarga di Indramayu sebelum komunikasi terputus karena insiden kebakaran itu.
“Tetap jadi pribadi yang baik di mana pun, mungkin itu pesan orang tua, jadilah orang baik di negara mana pun, dan selalu mendoakan kesuksesan dalam bekerja,” ujarnya.
Sementara itu, Istri Sugianto, Indah (30) mengungkapkan rasa bahagianya dan bangga kepada suami yang tidak saja peduli dengan keluarga. Namun juga peduli kepada semua orang, meskipun sedang bekerja di negara lain sebagai PMI.
“Tak nyangka suami dapat penghargaan dari Pemerintah Korea Selatan, langsung yang menyerahkan Presiden Korea Selatan, jelas bangga,” ujarnya. (oni)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

